Selasa , 28 Maret 2017
Home » Berita Foto » Danrem 022/PT Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Di Bandar Betsy Simalungun

Danrem 022/PT Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Di Bandar Betsy Simalungun

Danrem 022/PT Kolonel Arm Broto Guncahyo, S. Sos menyaksikan peletakan karangan bunga di tugu Letda Soejono oleh Wakil Gubernur dan Ketua DPRD Prov. Sumut,  bertempat di PTPN III Bandar Betsy Kec. Bandar Huluan Kab. Simalungun, Rabu (1/10).
Danrem 022/PT Kolonel Arm Broto Guncahyo, S. Sos menyaksikan peletakan karangan bunga di tugu Letda Soejono oleh Wakil Gubernur dan Ketua DPRD Prov. Sumut, bertempat di PTPN III Bandar Betsy Kec. Bandar Huluan Kab. Simalungun, Rabu (1/10).

Simalungun,Sidaknews.com – Danrem 022/PT Kolonel Arm Broto Guncahyo, S.Sos menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2014, bertempat di Kompleks Tugu Letda Sujono PTPN III Bandar Betsy Kec. Bandar Huluan Kab. Simalungun, Rabu (1/10).

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut mengangkat tema “Penguatan Nilai-Nilai Pancasila Untuk Meningkatkan Kualitas Demokrasi” dan diikuti oleh prajurit TNI dari tiga angkatan, Polri, PNS, Linmas, OKP dan pelajar.

Dalam upacara tersebut, bertindak selaku Irup Wakil Gubernur Sumut H.T Erry, MSi Nuradi dan sebagai Komandan Upacara Mayor Inf M. Taufik (Pasipersrem 022/PT), pembaca Pembukaan UUD 1945 dibawakan oleh DPD KNPI Kab. Simalungun, Pembacaan Naskah Ikrar oleh Ketua DPRD Prov. Sumut dan diakhiri dengan do’a.

Usai pelaksanaan upacara, selanjutnya Irup meletakkan karangan bunga di tugu Letda Soejono disaksikan oleh Danrem 022/PT Kolonel Arm Broto Guncahyo, S.Sos, Ketua DPRD Prov. Sumut, Bupati Simalungun dan para pejabat TNI, Polri, Pemerintah Prov. Sumut, dan Kabupaten Simalungun. Selanjutnya, Wakil Gubernur Sumut menyerahkan santuan kepada keluarga dari Letda TNI (Purn) Soejono.

Mengakhiri upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Prov. Sumut tahun 2014, dilaksanakan pragmen peristiwa Bandar Betsy Mei 1965, yang menyebabkan gugurnya Peltu Soejono. Pragmen diperankan oleh masyarakat Bandar Betsy.

Danrem 022/PT usai pelaksanaan upacara mengatakan, peristiwa yang terjadi pada tahun 1965 yang dikenal dengan G 30 S/PKI merupakan fakta sejarah penghianatan kelompok berideologi komunis terhadap Pancasila, Pemerintah, Bangsa dan Negara. Hal itu menyebabkan gugurnya putra terbaik bangsa di antaranya tujuh jendral sebagai pahlawan revolusi, termasuk di Sumatera Utara yang dikenal dengan peristiwa Bandar Betsy, sehingga gugurnya Peltu Soejono.

Momen ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi kita, terutama para generasi muda untuk dapat mengantisipasi, sehingga peristiwa tersebut tidak terjadi lagi,” kata Danrem 022/PT Kolonel Arm Broto Guncahyo, S.Sos.

Turut hadir dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut antara lain, Para Asisten Kasdam I/BB, Para Kabalak Dam I/BB, Danrem 022/PT, Ketua DPRD Prov. Sumut, Danlantamal I Belawan, Bupati Simalungun, Dandim 0207/Sml, Kapolres Simalungun, FKPD Prov. Sumut dan Kab. Simalungun, Tokoh Masyarat dan para pejabat TNI/Polri. (SyamP)

Check Also

Salah satu Sertifikat praktek kerja industri.

Siswa SMKN 1 Malili Lulusan 2016 Masih Ada Yang Belum Menerima Ijazah

Lutim, sidaknews.com – Beberapa siswa SMKN 1 Malili tahun ajaran 2016 lalu, tidak menerima ijazah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>