Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Daria Lantik Pengurus KPPAD Lingga periode 2013-2018

Daria Lantik Pengurus KPPAD Lingga periode 2013-2018

Drs.H.Daria Bupati Lingga
Drs.H.Daria Bupati Lingga

Lingga, Sidak News.com- Drs.H.Daria Bupati Kabupaten Lingga melantik lima anggota Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) periode 2013-2018 di Aula kantor Bupati Lingga, jumat 28/06.

Daria menyebutkan, bahwa salah satu fungsi KPPAD yang telah dibentuk adalah untuk melakukan sosialiasasi yang berkaitan dengan anak, penelaaahan, dan bertanggung jawab pada bupati Lingga. Dimana, SK Bupati Lingga terbit Tanggal 27/6/2013.

adapun kelima nama anggota Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Lingga, Syarifah Teja Prdaksina, Zulyadin, Hadi Sumantri SH, Fitri Darmadi S.Psi E. Afrizal Amd. Ke lima anggota KPPAD tersebut langsung diambil sumpah jabatannya oleh H Daria, di Balai Agung Negeri Bunda Tanah Melayu, atau Aula Kantor Bupati.
Sekretaris Komisi  KPPAD Kepri, Adi Amri, mengatakan. Bahwa momen apa sebenarnya yang  terkait dengan pembentukan KPPAD Lingga, ini merupakan suatu   tanggung jawab bagi KPPAD Lingga.

Dalam hal kelembagaan di  Kabupaten Lingga, terhadap anak cukup luar biasa,karena Kabupaten Lingga adalah Kabupaten yang pertama  di Indonesia dalam penanda tanganan komitmen hari anak di Desa Tanjung Harapan, “Kita hari ini melakukan proses yang lebih panjang, komitmen pemda, Bupati dan DPRD Lingga luas biasa,” ungkapnya.

Disarankannya, karena Komisi Perlindungan Anak hanya ada di Kepri,  masih ada tanggung jawab Pemda, maka kedepan bagaimana payung hukum atau perda tentang Komisi Anak dapat terbentuk.

Sampai saat ini, Kabupaten yang menyusun perda ini baru Bintan, dengan program-program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, “Lingga luar biasa secara kelembagaan, ini menjdai tanggung jawab KPPAD sesuai Perda no 7 tahun 2010, kita tunggu implementasinya.” ungkapnya.

Dalam sambutannya, H Daria, mengatakan bahwa KPPAD  yang pertama di Kabupaten Lingga. Ia berharap segera dilakukan program oleh komisioner yang telah dibentuk. “Kekerasan maupun pelecahan terhadap anak perlu diantisipasi, Selaku orang tua, harus segera melakukan pencegahan terhadap kekerasan anak,” ungkapnya.

Dilanjutkan Daria, selaku komisi perlindungan anak, agar mempersiapkan infrastruktur, dan setelah acara pelantikan ini, agar segera bekerja sesuai dengan porsi masing-masing, karena jumlah anggota komisi 5 orang, maka KPPAD harus berkoordinasi dengan kepolisian, kejaksaan, ormas, lsm, tokoh adat agama dan tokoh masyarakat, intansi terkait.

“Saya himbau ke masyarakat untuk melaporkan setiap kejahatan terhadap anak,” ungkapnya. Selain itu, lanjut Daria, selaku guru-guru di sekolah agar dalam belajar memakai prinsip Huswatun Hasanah, serta kepada orang tua juga jangan mengatakan kata “bodoh” atau ” nakal” kepada anak, jelasnya. (Raja)

Check Also

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh Desak Gubernur dan DPRA Selamatkan UUPA

Banda Aceh, sidaknews.com – Pasca pengesahan UU No 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, telah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *