Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Demo Mahasiswa Umrah, Rektor Segera Diganti

Demo Mahasiswa Umrah, Rektor Segera Diganti

“HENTIKAN SEGERA REZIM KACAU MASWARDI M. AMIN. CS DEMI UMRAH LEBIH BAIK”

Demo
Aksi Demo Mahasiswa Universitas Raja Ali Haji (UMRAH) tadi siang Menyegel Pintu masuk Kampus. 

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Aksi Mahasiswa Universitas Raja Ali Haji (Umrah) tidak terbendung lagi, kali ini para Mahasiswa menyegel Pintu masuk kampus. Dalam Orasinya, Rektor segera turun dari Jabatannya, sebab, hingga saat ini Mahasiswa mengatakan Rektor gagal dalam segala bidang.

Mahasiswa Umrah Tanjungpinang dalam orasinya tadi siang (17/3) di halaman Kampus menuntut dalam pernyataan sikap mengatakan :

Bahwa Kepemimpinan Maswardi M. Amin sebagai Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji telah gagal.

Hal ini di karenakan sampai hari ini sejak UMRAH masih bersifat Perguruan Tinggi Swasta, sampai pada status UMRAH sebagai Perguruan Tinggi Negeri keadaan UMRAH tidak juga menunjukkan kemajuan yang signifikan, baik dalam bidang pembangunan maupun manajerial pelayanan, malah semakin memburuk.

Kegagalan Rektor  menjadikan UMRAH menjadi lebih baik ini sangat tidak selaras dengan banyaknya kucuran bantuan dana yang di berikan Pemda Provinsi Kepri melalui dana pembangunan dan hibah, Yang menguatkan adanya indikasi dana-dana tersebut maupun bantuan lainnya.

Ratusan Mahasiswa Umrah Demo di depan Kampus
Ratusan Mahasiswa Umrah Demo di depan Kampus

Kepemimpinan Maswardi M. Amin sebagai Rektor UMRAH yang tidak mengedepankan akuntabilitas dan transparansi serta bersifat otoriter. Membuat masalah-masalah di UMRAH tidak dapat di selesaikan.

Karena setiap kejanggalan yang ditemukan lapisan bawah khususnya Mahasiswa selaku konsumen premium UMRAH hanya menjadi isapan jempol karena tidak tersedianya ruang aspirasi yang disediakan dan akan berbahaya bagi mahasiswa tersebut untuk menguak permasalahan yang jelas memberi dampak merugikan bagi dunia pendidikan tinggi di UMRAH.

Kepemimpinan otoriter ini semakin di perkuat dengan di timbulkannya korban kembali (skorsing) seorang dosen yang melakukan kritisi public kepada salah seorang anggota DPRD berinisial NS tentang kepemilikan mobil yang berkaitan dengan kasus narkoba, dimana diketahui skorsing ini di putuskan tanpa proses yang berkeadilan dan kental nuansa politis “OKNUM PARPOL” yang sama saja sangat mendiskreditkan independensi perguruan tinggi khususnya UMRAH.

Dalam masalah ini tidak tertutup kemungkinan kegagalan pembangunan UMRAH dan pengelolaan manajerial yang buruk terlebih dalam hal keuangan juga terdapat peran-peran politis KORUP yang akhirnya mengorbankan masa depan banyak orang.

IMG_4409Maswardi M.Amin sebagai Rektor UMRAH juga mengeluarkan surat edaran no. 422-a/UN.53.02/TU/2014 yang bersubtansi agar setiap aktivitas akademika harus melaporkan terlebih dahulu kepada kabag Humas apabila ingin memberikan pernyataan di media massa guna kepentingan penyortiran.

“Hal ini sangat bertentangan dengan semangat pengadaan pandidikan, dimana setiap manusia di didik untuk menjadi merdeka sebagai manusia, termasuk merdeka dan merasa aman dalam memnyampaikan pendapat yang dapat di pertanggung jawabkan.”

Dari lima point diatas kami merasa kepemimpinan Maswardi M. Amin tidak lagi bias dilanjutkan demi kebaikan Universitas Maritim Raja Ali Haji. Karena apabila Maswardi M. Amin masih di izinkan menjabat menjalankan 5 tradisi kepemimpinannya diatas, maka cita-cita masyarakat untuk melihat kegemilangan pendidikan tinggi Kepri khususnya UMRAH akan sia-sia. Di karenakan UMRAH hanya akan melahirkan SDM yang lemah kerena terbiasa di tindas di kampusnya.

Pernyataan sikap tersebut kami akhirnya dengan tuntutan sebagai berikut :

IMG_44181. Menghapus atau membatalkan surat edaran Nomor 422-a/UN.53.02/TU/2014 yang merupakan tindakan represif bertentangan dengan semangat keilmahan dunia pendidikan dan juga kebebasan berpendapat maupun bertentangan dengan kebebasan demokratis.

2. Hentikan pembunuhan terhadap semangat kemerdekaan aktivitas akademik UMRAH dalam mengekspresikan kebebasan berfikir melalui pernyataan pendapat. Melalui putusan-putusan skorsing yang sangat tidak di dasari asas objektivitas dan berkeadilan.

3. Maswardi M. Amin selaku Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji harus segera mundur dari jabatannya sebagai rector UMRAH yang terhitung dari tahun 2007 sampai dengan sekarang sejak priode Yayasan maupun Negeri.

4. Meminta BPK, PPATK dan KPK segera melakukan audit Investigasi dan memeriksa lalu mengadili Maswardi M. Amin berserta krooni atas begitu banyak ketidak jelasan penggunaan dana pembangunan Kampus UMRAH, dana hibah APBD, dana SPP Mahasiswa, dana KOPEGMAWA dan bentuk bantuan keuangan dari pihak lain yang menelan kerugian Negara ratusan miliyar rupiah.

5. Menuntut KEMENDIKBUD melalui Dikti segera melakukan evaluasi dan mempersiapkan Rektor baru guna memperbaiki kebobrokan Universitas Maritin Raja Ali Haji di bawah pimpinan Maswardi M. Amin yang kental Nuansa Fanatisme tanpa mengedepankan nilai kebenaran ilmiah dan asas demokratis yang akuntabel serta transparansi.

“Demikianlah pernyataan sikap dan tuntutan ini di sampaikan. Selama tuntutan ini tidak di penuhi maka GEDUNG REKTORAT UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI DI SEGEL sampai waktu yang tidak di tentukan.” (Erva/Mela/Ks)

Check Also

Dandim Pimpin Pelepasan Kasdim 0111 Bireuen

Bireuen, sidaknews.com – Komandan Kodim (Dandim) 0111/Bireuen Letkol Arm Adekson, memimpin acara pelepasan Kasdim Mayor …

One comment

  1. buana f februari

    kasihan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *