Home » Berita Foto » Dendi Wardanto Penderita Ginjal Hanya Menunggu Keajaiban

Dendi Wardanto Penderita Ginjal Hanya Menunggu Keajaiban

Dendi Wardanto Terbaring Menunggu Belas kasihan Dermawan
Dendi Wardanto Terbaring Menunggu Belas kasihan Dermawan.doc.sidaknews.com

Kundur,sidaknews.com- Dendi Wardanto warga kundur kini terbaring lemah ditempat tidur yang serba sederhana, penyakit yang diderita cukup serius yaitu penyakit ginjal, penyakit yang dideritanya sudah dua tahun lamanya.

Orang tua Dendi Wardanto sudah tak karuhan membawa berobat kesana kemari, dalam empat bulan terakhir ini Dendi sudah dibawa dan diperiksa secara medis dan non medis namun belum juga ada perubahan.

Penyakit ginjal yang dideritanya semenjak dua tahun silam.hal tersebut  telah membuat kedua orang tua Dendi Wardanto cukup lelah untuk mencari biaya perobatan,namun dikarenakan kedua orang yang ingin melihat anaknya sehat  seperti sedia kala,mereka tetap tabah berjuang demi kesembuhan sang anak.

Ironis banyaknya pejabat tinggi bahkan para dewan wakil rakyat yang ada di kabupaten karimun sama sekali tidak membuka mata dan hatinya untuk membantu derita yang dialami oleh Dendi Wardanto salah seorang warga asal tanjung batu kundur kabupaten karimun.

Hal yang dialami keluarga Dendi Wardanto besar kemungkinan akan menjadi tolak ukur  bagi masyarakat Kundur untuk menentukan wakilnya atau pilihannya  pada tahun 2014 diakan datang. apabila nasib yang dialami Dendi Wardanto pada tahun politik ini tidak menjadi perhatian saat ini apalagi kalau sudah pada tahun kemenangan nanti.

Terkadang seperti pepatah orang melayu bilang para dewan pada tahun pertama menjabat, pintu mobil yang digunakan selalunya tertutup seakan akan takut mobilnya masuk debu.

Tapi yang paling ironis disaat era politik sudah sampai masing masing  enggan menutup pintu mobil yang seakan akan ace mobil sudah mulai rusak agar masyarakat bisa melihat dengan jelas kalau yang lewat  dihadapan rakyat adalah wakil dari rakyat itu sendiri.    

Kendati demikian kedua orang  tua Dendi Wardanto sangat mengharapkan kebijakan para petinggi pejabat pemkab karimun membuka hati dan menghulurkan tangannya untuk membantu agar anaknya dapat berobat.

Hal tersebut disampaikan Dino Supianto orang tua dendi Wardanto saat awak media ini berkunjung kerumahnya baru baru ini.menurut Dino ayah Dendi Wardianto dirinya sudah tidak memiliki biaya lagi untuk  pengobatan  sehingga anaknya terpaksa dibawa pulang  dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Karimun.memang biaya perawatan dirumah sakit tidak dikenakan biaya, tapi segala macam perobatan kebanyakan harus dibeli diluar karna menurut pihak rumah sakit tidak menyediakan obat untuk pasien yang mengunakan  Surat Keterangan Miskin (SKTM).

 Menurut Heri Botak paman Dendi Wardanto yang dijumpai awak media ini,perobatan yang ditanggung oleh pihak rumah sakit kabupaten karimun hanya obat obatan yang  biasa obat obatan yang harga seratus ribu rupiah Rp.100.000  keatas harus dibeli diluar atau di apotik.

Dengan demikian saya selaku paman Dendi Wardanto  besar harapan kalau pihak dermawan pejabat atau wakil rakyat kabupaten karimun untuk membuka mata dan hatinya dalam hal  membantu agar Dendi  Wardanto dapat berobat kembali untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya selama dua tahun terakhir ini, ungkap Heri Botak.(Majid)

    

   

Check Also

Calon Wakil Gubernur Aceh, Nasaruddin ketika berbicara dihadapan perwakilan masyarakat Pegasing.

Warga Pegasing Aceh Tengah Sepakat Dukung AZAN

Takengon, sidaknews. com – Perwakilan warga Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah menyatakan dukungan untuk pasangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>