Rabu , 24 Mei 2017
Home » Daerah » Aceh » Desa Alue Sijuek Bireuen Qurban Dua Ekor Ternak Di Idul Adha 1435 H

Desa Alue Sijuek Bireuen Qurban Dua Ekor Ternak Di Idul Adha 1435 H

Warga Desa Alue Sijuek, Peudada, Bireuen Sijuek sedang menyiapkan daging Qurban untuk di bagikan kepada warga (ft-Tarmizi A. Gani)
Warga Desa Alue Sijuek, Peudada, Bireuen Sijuek sedang menyiapkan daging Qurban untuk di bagikan kepada warga (ft-Tarmizi A. Gani)

BIREUEN,Sidaknews.com – Warga kampung (Desa) Alue Sijuek kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen di lihat penulis Tarmizi A. Gani yang juga Aktifis pertanian dan peternakan sedang kompak bergotong royong melakukan penyembelihan hewan Qurban hasil pemberian putra desa tersebut yang kini di kurniakan rezeki lebih oleh Allah, sebut Nek Jali, 05 oktober 2014 di lokasi Qurban di Alue Sijuek.

Sekretaris Desa (Sekdes) Alue Sijuek Razali Hasan memberitau, dua ekor ternak yang di sembelih terdiri dari satu ekor lembu dan satu ekor kambing yang kemudian dibuat dalam 120 tumpukan untuk di bagikan kepada warga per rumah, Alhamdulillah memadai, sebut Nek Jali yang juga salah seorang pengembala lembu di Desa tersebut.

Saat di tanya media ini tentang kemungkinan ada batuan Qurban dari pemerintah Bireuen, mereka menjawab tidak ada tahun ini, mudahan akan ada tahun depan, sebut warga yang datang mengambil daging Qurban jatah mereka setelah di umumkan dengan mikropone oleh Tgk imum menasah tersebut.

Mukim Pinto Batee Zakaria Johan, saat di minta tanggapannya tentang sikap warga Alue Sijuek terhadap minimnya kepedulian pemerintah terhadap kampung tersebut, dengan tegas Zakaria Johan yang pernah menjadi kepala Desa di Kampung tersebut menjawab, walaupun sekarang Desa ini nampak lusuh dan jauh dari peredaran pembangunan namun pada 1995.

Kita pernah menjuarai perlombaan Kedelai terbaik pertama di Aceh dan terbaik kedua di tinggkat Nasional dan kami termasuk ketua pemuda di boyong ke Istana negara di Jakarta, kami telah membuat nama Bireuen harum, kita harap pemerintah sekarang tidak lupa dengan Alue Sijuek.

Dari lokasi Qurban yang di tempatkan di halaman meunasah (surau) kita bisa melihat seluas mata memandang warga Alue Sijuek menanam kedelai program pemerintah, namun tidak berhasil karena direndam air akibat salah musim tanam, dan tidak adanya saluran pembuang air yang bagus.

Nek Jali berharap kedepan bisa lebih banyak ternak di Qurbankan di Alue Sijuek, sehingga lebih semarak dalam merayakan Idul Adha.(Hasbi)

Check Also

Bupati Soekirman: Dengan Xpansi Kita Tunjukkan Kepedulian Pada Dunia Pendidikan dan Kelestarian Alam

*Pemkab Sergai Gelar Kegiatan Xpansi, Sergai, sidaknews.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *