Senin , 29 Mei 2017
Home » Berita Foto » Desa Kembang Kuning kembali mencekam, Karyawan PT IRS dipaksa turun

Desa Kembang Kuning kembali mencekam, Karyawan PT IRS dipaksa turun

Buntut belum adanya kesepakatan antara PT Indorama Synthetics dengan para Masyarakat Tiga Desa Cibinong, Kembang Kuning dan Bunder Kecamatan Jatiluhur
Karyawan PT.IRS dipaksa turun oleh warga Tiga Desa Cibinong, Kembang Kuning dan Bunder Kecamatan Jatiluhur.dok.Sidaknews 

Purwakarta.Sidaknews.com – Masih dari Buntut belum adanya kesepakatan antara PT Indorama Synthetics dengan para Masyarakat Tiga Desa Cibinong, Kembang Kuning dan Bunder Kecamatan Jatiluhur yang telah melakukan pertemuan di Kecamatan Jatiluhur Senin Siang (3/2).

Kasus ini terkait dengan permasalahan limbah yang diduga dikeluarkan oleh PT IRS dan mengakibatkan bau yang membuat masyarakat tidak nyaman, masyarakat Tiga Desa kembali melakukan aksi turun kejalan malam sekitar Pukul 20.00 Wib senin (3/2).

Pasalnya masyarakat dari Tiga Desa masih mencium bau tak sedap yang diduga dari PT IRS yang mengeluarkan Limbahnya dalam suasana hujan, warga yang berkumpul semakin lama semakin terlihat membludak dengan langsung meminta BLH Purwakarta untuk turun dengan melihat dan mencium langsung aroma yang tercium cukup menyengat di udara.

“Baru saja tadi siang pertemuan yanh tidak menghasilkan kesepakatan antara PT IRS dan masyarakat Tiga Desa, jam segini mereka sudah berulah lagi, aneh ini PT IRS maunya apa mendingan kita demo saja” ujar warga yang berada di Lokasi Diatas Jembatan Cikembang Desa Cikembang Kecamatan Jatiluhur

Tak ayal aksi mereka mengundang sejumlah warga lain yang juga merasakan bau yang menyengat yang membuat mual bagi masyarakat yang tidak terbiasa dengan bau tersebut

“Hal ini terus saja terjadi setiap menjelang malam, dapat dipastikan selalu ada bau menyengat seperti ini, ini pasti ada saluran siluman yang disembunyikan oleh Pihak PT IRS”ujar Roni salah satu anggota LSM Lingkungan KPLH yang juga warga Kembang Kuning

Aksi ini dilanjutkan sampai warga memberhentikan bus jemputan Karyawan PT IRS dan memaksa turun seluruh karyawannya yang masuk pada shift 3, tak ayal karyawanpun menumpuk disepanjang jalan sampai didalam Desa Kembang Kuning dalam suasana Hujan yang cukup deras dengan dikawal oleh Petugas Mapolsek Purwakarta.

Pihak Kepolisian Mapolsek Jatiluhur dengan Pihak Kecamatan dan BLH Purwakarta bersama Kades dari Desa Masing-masing bersama-sama pihak PT IRS menelusuri permasalahan titik yang diduga bocor sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap, namun hingga ditelusuri ketitik-titik yang diduga bocor belum ditemukan.DSC_3353

Kepala BLH Purwakarta Endang Koswara yang mendampingi pihak PT IRS H.Ali Aman Saragih bersama unsur Muspika Jatilihur mengatakan “Kita akan mencari sumber permasalahan yang ada, bau ini sumbernya dari mana, mungkin ada kebocoran apakah diakibatkan oleh Human Error atau akibat lainnya.

Memang benar tercium baunya namun kita harus memeriksa cairan yang dikeluarkan oleh PT IRS, apakah memang berasal dari Cairan Limbah tersebut atau ada indikasi lainnya, besok kita akan ambil sample dan akan dilab mungkin ke PJT atau Lab lain yang terakreditasi”pungkasnya

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang hadir diaula Desa Kembang Kuning didampingi Kapolres Purwakarta AKBP Slamet Hariyadi menyampaikan pada intinya masyarakat menuntut agar bau hilang dan kita akan cari solusinya besok, dan perwakilan warga akan diterima langsung oleh Pihak PT IRS dengan didampingi oleh Bupati Purwakarta.(Adi Kurniawan Tarigan)

Check Also

Suasana Ramadhan di Kota Peureulak Spontan Berubah, Pedagang Musiman Penuh Disepanjang Jalan

Aceh Timur, sidaknews.com – Kebiasaannya setiap tahun penjualan jajanan atau bukaan puasa penuh di jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *