Senin , 29 Mei 2017
Home » Berita Foto » Desa Pengujan Panen Ikan Kerapu

Desa Pengujan Panen Ikan Kerapu

 Edi Priono mewakili beserta UPT perikanan kecamatan teluk bintan Mada Syaputra dan kepala desa pengujan Busran pada beberapa waktu yang lalu memanen hasil budidaya ikan kerapu bersama kelompok nelayan ikan kurapu lumpur di desa pengujan .
Edi Priono mewakili kadis Perikanan Bintan beserta UPT perikanan kecamatan teluk bintan Mada Syaputra dan kepala desa pengujan Busran pada beberapa waktu yang lalu memanen hasil budidaya ikan kerapu bersama kelompok nelayan ikan kurapu lumpur di desa pengujan .

Bintan,Sidaknews.com – Desa pengujan di kabupaten Bintan adalah desa percontohan budidaya ikan yang sangat strategis dan iklim airnya sangat baik, ini terbukti dengan banyaknya keramba- keramba tempat pemeliharaan ikan kerapu yang di bentuk dari beberapa kelompok nelayan oleh pemerintah kabupaten bintan.

Dinas perikanan kabupaten Bintan Edi Priono mewakili beserta UPT perikanan kecamatan teluk bintan Mada Syaputra dan kepala desa pengujan Busran pada beberapa waktu yang lalu memanen hasil budidaya ikan kerapu bersama kelompok nelayan ikan kurapu lumpur di desa pengujan .

Ketua kelompok nelayan ikan kerapu Mustofa mengatakan “kelompok nelayan ini di bentuk mulai dari tanggal 5 februari 2012, untuk panen pertama pada Februari 2012 menghasilkan 348 kg, panen kedua pada januari 2013 menghasilkan 122 kg, panen ketiga agustus 2013 menghasilkan 323 kg, dan panen yang terakhir ini mencapai 150 kg, dan dari hasil panen keseluruhannya panen yang terakhir inilah yang memadai, karena harga pemasarannya di atas rata-rata standar yaitu Rp 340.000/ kg.

Kelompok nelayan Kerapu Lumpur ini terdiri dari 10 orang yang di ketua saya sendiri, selama usaha kelompok ini berjalan kami tidak punya kendala, kalau pun ada masalah kami cari jalan keluarnya hingga kami sampai saat ini tetap berjalan. Hasil dari penjualan ini 50 % untuk pembelian bibit ikan dan pakan nantinya, dan saya berharap mudah-mudahan harga ikan hasil panen nantinya tidak mengalami penurunan harga”, ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga dinas perikanan kabupaten Bintan Edi Priyono mewakili, mengatakan “sebenarnya bantuan nelayan ikan itu adalah satupaket, yaitu bantuan bibit dan pakan, Cuma pemerintah kabupaten bintan tidak mungkin harus membantu terus, mereka juga harus bisa mandiri nantinya, kita juga memikirkan kelompok-kelompok yang lain sekabupaten Bintan. Bisa saja kita drop bantuan ikan tersebut sebanyak mungkin, takut banyak yang mati dan kesannya tidak mendidik agar mereka mandiri nantinya.

Kelompok nelayan desa pengujan ini benar-benar mereka mau maju walau mereka selau mengalami persoalan-persoalan tentang harga ikan yang turun dan dengan kematian ikan karena faktor cuaca dan lain sebagainya, saya juga berpesan, hasil dari panen ini sisihkan uangnya untuk membeli bibit baru dan pakan”, ungkapnya.Foto0166

Ditambahkan juga oleh KASUBAG TU UPT Perikanan Kecamatan Teluk Bintan, Mada Saputra mengatakan ”pada tahun ini dan bulan ini bersamaan imlek taun baru cina sangat menguntungkan kelompok nelayan tersebut, karena harganya di atas nilai rata-rata tidak seperti biasanya.

Nilai tambah harus di tingkatkan lagi dan kedepannya kita harus tetap membina, dan nantinya mau mengajukan permohonan bantuan tentunya lewat proposal apa-apa yang di perlukan, namun akan di verifikasi sesuai kebutuhannya masing-masing. Harapan saya agar semua kelompok nelayan ini mengerti tentang budidaya ikan , karena mendukung dan menambah perekonomian masyarakat, serta merubah pola fikir dengan mengurangi intensitas menangkapnya”.(Martin/Suparmin)

Check Also

Suasana Ramadhan di Kota Peureulak Spontan Berubah, Pedagang Musiman Penuh Disepanjang Jalan

Aceh Timur, sidaknews.com – Kebiasaannya setiap tahun penjualan jajanan atau bukaan puasa penuh di jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *