Jumat , 24 Maret 2017
Home » Daerah » Babel » Desa Selinsing Gantung Hentikan Tambang Inkonversional

Desa Selinsing Gantung Hentikan Tambang Inkonversional

Ilustrasi.Tambang pasir di Bangka belitung
Ilustrasi.Tambang pasir di Bangka belitung.

Gantung,Sidaknews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melakukan penertiban terhadap Tambang Inkonvensional (TI) darat serta rajuk ilegal di wilayah Sungai Aik Merantik dan sungai Teluk Norman Desa Selinsing,Kecamatan Gantung kemaren.(4/8)

Dalam kegiatan penertiban ini,anggota Satpol PP dibantu Kepala Desa(Kades) Selinsing,Haryanto dan Anggota Badan Perwakilan Desa(BPD) Selinsing. Operasi penertiban dilakukan karena kegiatan penambangan terendikasi mencemari sumber air bersih.

Kades Selinsing,Haryanto menuturkan Sungai Aik Merantik merupakan sumber air baku. Kegiatan penambangan Aik Merantik ini mulai dilakukan sejak Tahun 2008 lalu.

Pihak Desa Selinsing kata dia, sebelumnya sudah pernah memanggl para penambang karena banyak pengaduan mayoritas dari masyarakat disekitar Aik Merantik yang menentang adanya kegiatan pertambangan.

”Selaku Kades saya tidak pernah melaporkan tentang kegiatan penambangan.Namun saya selaku pribadi tidak setuju dengan adanya kegiatan penambangan di Sungai Aik Meranti karena sungai ini biasa digunakan masyarakat, terutama pada saat musim kemarau panjang”.jelas Haryanto.

Sementara itu menurut imformasi yang didapat dari para penambang dan Kades Selinsng,lokasi tambang diperkirakan masuk kedalam wilayah Penambangan Rakyat(WPR).Namun pihak Desa belum bisa memberikan informasi mengenai batas batas WPR yang dimiliki.

Disisi lain,kepala seksi Operasional,penindakan dan penegakan Peraturan daerah Nazirwan,yang seizin kepala Kantor Satpol PP Kabupaten Belitung timur Sudiono menjelaskan,pada saat melakukan penertibnan di Areal kegiatan Tambang Inkoversional (TI) rajuk di wilayah Desa Selinsing,mereka menemukan pekerja yang sedang melakukan kegiatan pembongkaran terhadap TI rajuk.

Untuk itu Satpol PP memberikan peringatan kepada penambang melalui Kades Selinsing untuk membongkar TI rajuknya dalam dua hari kedepan.

”Saat ini Satpol PP memutuskan untuk menghentikan kegiatan Operasional sementara. Hal ini akan dilakukan sampaI Dinas pertambangan dan Energi Kabupaten Betim melakukan peninjauan kembali batas WPR. Kita sangat mengapriasi perangkat desa Selinsing yang dengan aktif ikut berperan dalam menjaga keertiban dan ketentraman umum dan mentaati segala aturan yang berlaku,”jelas Nazirwan.(ANS-B)

Check Also

Para Pelajar Madina terdiri dari SD, SMP dan SMA terlihat memadati sisi kiri dan sisi kanan jalan untuk menyambut kedatangan Presiden Jokowi, jum'at (24/3).

Ribuan Pelajar di Madina Turun Kejalan Sambut Kedatangan Jokowi

Mandailing Natal, sidaknews.com – Ribuan Pelajar di Kabupaten Mandailing Natal, turun ke jalan sambut kedatangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>