Home » Berita Foto » Desak Bongkar Dan Hentikan Bangunan Diatas DAS

Desak Bongkar Dan Hentikan Bangunan Diatas DAS

-Terkait Dengan Pembangunan Perumahan Jalan Panei Berada di Lahan Hijau

Desak Bongkar Dan Hentikan Bangunan Diatas DAS Perumahan Jalan Panai Siantar
Desak Bongkar Dan Hentikan Bangunan Diatas DAS Perumahan Jalan Panai Pematang Siantar.

Siantar,sidaknews.com – Pembangunan perumahan jalan panei kelurahan tomuan kecamatan siantar timur sampai saat ini masih beroperasi sebagaimana biasanya tanpa adanya intervensi maupun penghentian dari badan pelayanan perizinan terpadu maupun dari Satpol PP kota pematang siantar.

Sitorus warga jalan panei membenarkan adanya pembangunan perumahan di Daerah Aliran Sungai Bah Bolon diatas lahan eks Kilang Samudera, semenjak dilakukan pembangunan perumahan terlihat beberapa aparat kepolisian dinas lengkap dan staff kantor camat siantar timur lalu lalang masuk kelahan pembangunan tanpa diketahui apa tujuan pastinya.

” Mulai dilakukan pemetaan lahan untuk mendirikan tembok dan bangunan perumahan pengusaha perumahan tidak diketahui siapa tetapi ada informasi yang punya perumahan berinisial MS dan AY orang siantar juga, MS yang juga punya properti ruko di jalan melanton siregar.

Pelaksanaan bangunan sangat tertutup dengan adanya pintu pagar yang begitu tinggi dan panjang sehingga tidak terlihat kegiatan apa pun dari luar sini, pintu pagar hanya dibuka saat pekerja masuk-pulang serta mobil yang mengantar matrial bangunan” Jelas Sitorus.

Amatan dari sudut seberang sungai bah bolon terlihat saat ini perumahan dalam proses pembangunan tembok dan pembuatan lubang pondasi bangunan anehnya terlihat cor pondasi yang berbatasan dengan sungai hanya berjarak ± 5M. Terlihat penerbitan IMB oleh BPPT Pematangsiantar terindikasi adanya koorporasi maupun penyuapan kepada staff perizinan dan staff dinas tarukim yang melakukan pemetaan teknis lapangan.

Mangapul Sitanggang sebagai Camat Siantar Timur sebelumnya (5/6) menerangkan tidak ingat apa pernah pengusaha tersebut meminta surat pengantar atas hak asal usul tanah / surat tidak sengketa, camat berjanji akan terlebih dahulu mempelajari permasalahan dan membuka dokumen apa sebelumnya ada pengurusan surat yang dilakukan pemilik lahan. Saat dikonfirmasi kembali hari minggu (8/6) melalui pesan singkat tetapi Mangapul Sitanggang tidak bersedia memberikan penjelasan.

Carles Siahaan,SH Ketua DPD Gerakan Pemuda Demokrat Indonesia Perjuangan (GPDI-P) mengharapkan supaya pemerintah harus tegas dan membongkar bangunan apabila menyalah serta tidak akan mengeluarkan IMB kepada perusahaan yang menggunakan lahan benas DAS, ” Walikota c.q Dinas Tarukim dan BPPT harus berani dan tegas memberikan perintah kepada Satpol PP, supaya melakukan pembongkaran bangunan tembok dan perumahan jangan main mata dengan pihak pengusaha dan diam karena di iming imingi uang.

Dalam hal ini disinyalir Kadis Tarukim dan Ka.BPPT ada menanam saham di perusahaan properti tersebut dengan alasan mereka sudah mengerti bahwa lahan tersebut DAS tetapi mengeluarkan IMB” Tegas Carles.

“Master plan yang dikeluarkan dinas tarukim menjadi pertanyaan besar berarti diduga tidak terjun kelokasi pembangunan dan tidak melakukan survei langsung lahan yang tepatnya di daerah aliran sungai, kemungkinan dinas tarukim sudah di imingi segepok uang atau sebagai penanam saham sehingga dengan legowo mengeluarkan master plan pembangunan perumahan tersebut dan Badan perizinan di duga bersubahat mengeluarkan IMB karena gambar teknis sudah dikeluarkan dinas tarukim” kesal carles.

Sampai saat berita ini diterbitkan Esron Sinaga Selaku Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) kota pematangsiantar tidak bersedia angkat bicara baik dihubungi melalui telepon selular maupun pesan singkat.(Syamp)

Check Also

Ilustrasi. Foto: Dok

Terbukti Edarkan Narkoba, Herman Dibui Delapan Tahun

Tanjungpinang, sidaknews.com – Terbukti bersalah memiliki dan mengedarkan narkoba, terdakwa Herman alias Babe (56) dihukum …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>