Kamis , 25 Mei 2017
Home » Berita Foto » Dewan Kehormatan Belum Rilis Anggota DPRD Kepri Pemalas

Dewan Kehormatan Belum Rilis Anggota DPRD Kepri Pemalas

Nur SyafriyadiTanjungpinang,sidaknews.com – Nur Syafriadi ketua DPRD Provinsi Kepri,dan Ketua Dewan Kehormatan (DK) DPRD Kepri HM Sadar menyampaikan kepada media hingga saat ini belum merilis anggota dewan yang malas hadir dalam rapat-rapat paripurna.

DK DPRD Kepri sebelumnya telah menegaskan bahwa bila anggota dewan selalu mangkir dalam rapat paripurna, maka nama mereka akan dipublikasikan kepada masyarakat.Namun, hingga saat ini DK belum juga mengumumkannya.

Seperti pada rapat paripurna yang digelar pada beberapa hari yang  lalu, saat pembukaan paripurna ada sekitar 31 anggota dewan. Setelah rehat siang, 21 anggota dewan tak tampak lagi di kursinya. Padahal rapat paripurna tersebut mengagendakan tiga rapat paripurna serta dihadiri Gubernur Kepri HM Sani dan sejumlah kepala SKPD dan FKPD Kepri.

Sekretaris DPRD Kepri Eko Sumbaryadi, menyampaikan, anggota DPRD Kepri yang tak hadir pada rapat paripurna kali ini hanya 14 orang, yakni 10 orang izin dan dua orang sakit. Sementara dua orang lagi tidak ada keterangan. “Karena itu rapat paripurna bisa dilaksanakan dan memenuhi kuorum,” jelasnya singkat.

Sementara Ketua DK DPRD Kepri HM Sadar mengatakan bahwa DK telah menggelar rapat dengan pimpinan dewan, ketua fraksi serta ketua komisi beberapa waktu lalu. Keputusannya, DK akan mengambil langkah tegas terhadap setiap anggota dewan yang membolos selama tiga kali berturut-turut.

“Nantinya DK akan mengumumkan ke publik nama-nama anggota DPRD Kepri yang suka bolos tanpa ada keterangan yang jelas,” kata Ketua BK DPRD Kepri HM Sadar.

Ia menjelaskan, tahapan sanksi yang akan diberikan kepada legislator yang suka bolos, pertama DK akan menyurati fraksi yang bersangkutan dan diteruskan ke pimpinan DPRD. Bila surat peringatan tersebut masih tidak diindahkan, maka nama-nama anggota dewan tersebut akan dipajang di Kantor DPRD kepri.

“Jika anggota dewan tersebut masih membandel, maka kami akan melakukan publikasi melalui media massa. Sehingga efeknya nyata dan anggota dewan yang bersangkutan akan merasa malu dan jera. Ini semua dilakukan demi kebaikan kinerja anggota dewan. Karena kita ini dipilih oleh rakyat dan disorot oleh masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kepri Nur Syafriadi beberapa waktu lalu menyebut anggota dewan yang sering bolos atau mangkir dalam rapat-rapat paripurna sebagai politisi busuk.(**)

Check Also

Pantai Teluk Batu Bedaun Masih Alami

Bangka, sidaknews.com – Tempat rekreasi pantai batu bedaun kabupaten Bangka sering didatangi untuk berliburan melepaskan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *