Home » Berita Foto » Di Duga Aliran ISIS Masuk Ke Tanjab Barat, Kecamatan Batang Asam Sasaran Untuk Membuat Tempat Ibadah

Di Duga Aliran ISIS Masuk Ke Tanjab Barat, Kecamatan Batang Asam Sasaran Untuk Membuat Tempat Ibadah

Di Duga Aliran ISIS Masuk Ke Tanjab Barat, Kecamatan Batang Asam Sasaran Untuk Membuat Tempat Ibadah
ISIS.

Tanjab Barat, Sidaknews.com – Islamic State Iraq and Syam atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS merupakan Negara baru yang terbentuk akibat perang Suriah. Meskipun belum dapat pengakuan dari Negara lain.

Kelompok ini selalu berkembang dengan tujuan membentuk Negara baru berdasarkan rancangan pimpinannya. Di Indonesia penyebaran kelompok ini kini sudah terlihat dengan di adakannya Deklarasi pendirian ISIS di Kota Solo, Bima dan sejumlah wilayah lainnya di Indonesia.

Baru-baru ini masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat di hebohkan dengan berdirinya tempat Ibadah yang disinyalir dari kelompok aliran ISIS, yang diduga dari kelompok ISIS Indonesia. Kelompok ISIS saat ini memang tergolong sebagai kelompok teroris baru yang tengah menjadi perhatian dunia.

Dari pantauan media ini, Kelompok ini memasuki Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan mulai ingin mendeklarasikan ISIS melalui Kecamatan Batang Asam, hal ini terlihat dan tertangkap tangannya beberapa pengikut disinyalir pengurus ISIS yang dibubarkan melalui Camat dan Kades Kampung Baru disaat kelompok ini ingin mendirikan tempat Ibadah di Kecamatan Batang Asam.

Pembubaran ini dilakukan Camat Batang Asam untuk menghindari terjadinya amukan masa dari masyarakat agar tidak terjadi anarkis dan hal-hal yang tidak di inginkan. Sakuni, salah satu warga Desa Kampung Baru mengatakan kepada media ini Rabu(13/8), awalnya dirinya di undang untuk acara Do’a selamatan, setibanya disana, rupanya acara peresmian tempat Ibadah Aliran baru yang beranggotakan enam orang pengikut.

Seusai sidang paripurna istimewa HUT Kabupaten Tanjab Barat kemarin, Wakil Bupati Katamso mengatakan kepada media ini, memang benar Aliran atau Kelompok baru ini ada di Tanjab Barat, dirinya memaparkan bahwa dia diberitahu oleh Camat dan Kades Kampung Baru waktu itu.

Dan itu sudah kita bubarkan dan rumah yang di jadikan tempat Ibadah itu sudah kita segel. Menurut laporan yang saya terima ada sekitar enam orang pengikut ini. Pimpinan ini bernama Radot Naipospos.

Radot Naipospos sendiri melalui surat bermatrai dengan tulis tangan, menyatakan akan menghentikan sementara aktifitas peribadatan di Kecamatan ini. (Andi)

Check Also

Sekretaris Daerah Luwu Timur, Bahri Suli saat mewakili Bupati pada perayaan natal tribrata kasih jajaran Polres Luwu Timur yang bertempat di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Selasa (17/01/2017) sore

Sekda: Toleransi Kunci Keutuhan Luwu Timur

Lutim, sidaknews.com – Semangat toleransi menjadi kunci keutuhan Luwu Timur. Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Daerah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>