Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » Diduga Ada indikasi KKN Di Pokja III Anambas

Diduga Ada indikasi KKN Di Pokja III Anambas

Saat diwawancara Tim Media. di Media Center KKA. M. Kopsim2
Saat diwawancara Tim Media. Sekjen ICW Korda KKA, M.Kosim.

Anambas,Sidaknews.com – Pihak panitia Lelang di Pokja III Dinas Pekejaan umum (DPU) Kabupaten Anambas diduga bermain dalam penetapan pemenang tender lelang pada pekerjaan lanjutan Pembangunan lelang Pelantar Beton di pemukiman Teluk Bakau RT.08 Desa Rewak. Kecamatan Jemaja dengan nilai pagu dana lebih kurang Rp800 Juta rupiah.

Dinilai Panitia lelang tidak konsisten dan tidak memahami sistim Pelelangan sesuai dengan aturan main di Pengadaan Barang dan jasa dan di sistem LPSE.

Dimana peserta yang mengikuti lelang pada paket pekerjaan Lanjutan Pembangunan Pelantar Beton Di Pemukiman Telok Bakau,Rt,08,Desa Rewak.Kecamatan jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas yang baru saja diundang Pada Hari/ Tanggal Selasa 06 Mei 2014 Waktu 09.00 sds 15 30 Wib, untuk mengikuti peroses pembuktian data kualipikasi dengan Jadwal yang mana Sudah ditentukan.

Dengan catatan Kepada penyidia hadir dengan Membawa berkas Dokumen Penawaran Asli dan rekapan /Foto Kopi apabila yang hadir bukan direktur namanya tercantum dalam akte.

Harus membawa Surat kuasa asli dan potokofi KTP, apabila penyedia yang di undang tidak hadir dalam pembuktian Kualipikasi sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan mereka dianggap mengundurkan diri berdasarkan perpres No.70 tahun 2012 pasal 83 ayat 1 huruf 1 kelompok kerja ULP menyatakan Pelelangan pemilihan Langsung gagal.

Apabila calon Pemenang cadangan 1 dan 2 setelah dilakuakan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klaripikasi dan atau pembuktian Kualifikasi, Perusahaan yang di undang,1 CV,PRIBUMI JAYA MANDIRI Calon Pemenang, 2 . CV HIJAUA BERTUAH, CALON PEMENAG CADANGAN 1. PT, Hangga Perkasa calon pemenag dan cadangan ll Yang aneh nya pihak Pemenang DI UNDANG Dengan jadwal yang Sudah di tentukan tidak hadir untuk mengikuti Peroses Pembuktian data Kualipikasi, dengan Jadwal yang Sudah ditentukan.

“Hal ini diungkapkan oleh Direktur perusahaan CV.HIJAU BERTUAH, Sampai Jam 5 sore, Pihak Dari Pemenang pun tidak hadir, waktu Pembuktian data Kualifikasi Perusahaan yang sudah dituangkan di dalam surat undangan tersebut Kepada Media(7/5).

Namun yang menjadi permasalahan adalah, bahwa pihak Panitia lelang di Pokja III Jasa Kontruksi Dinas Pekejaan Umum kabupaten Kepulauan Anambas,memenangkan tender tersebut Kepada Pihak calon Pemenang yang diundang tidak hadir waktu pembuktian data Kualipikasi.

Dan tidak membawa dokumen yang asli, dan yang lebih Aneh lagi, Panitia lelang berani mengumumkan Calon Pemenang tersebut menjadi Pemenang tender. Tidak Sesuai dengan surat undangan yang dilayangkan kepada pihak perusahaan Calon pemenang cadangan 1 dan 2, kuat dugaan, pihak Panitia lelang ada bermainan dengan pihak pemenang tender.

Saat di kompirmasi media ini ISA Mahendra Ketua panitia lelang di Pokja III, mengatakan Pihak Perusahaan telah menghubungi pakai Piar HP dan sesuai LKPP kami wajib menunggu Pihak Pemenang untuk mengikuti acara evaluasi tersebut, tak lama Murzelan meninggalkan Pokja dan pihak perusahaan pun baru datang.

Di tempat terpisah, saat diwawancara di Media Center KKA. Menurut Sekjen ICW, M. Kosim. Korda Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, sudah tidak sesuai lagi dengan waktu yang telah dituangkan di dalam surat undangan tersebut, seharusnya pihak panitia lelang harus transparan terhadap proses lelang, jangan ada KKN, sebab, masalah seperti Proses lelang sering kali terjadi di kepulauan Riau khususnya kabupaten Anambas ini, Tegasnya.(Rohadi)

Check Also

Desa Paya Bujok Beuramoe Khitan Anak Kurang Mampu

Langsa, sidaknews.com – Sedikitnya 20 orang anak dari keluarga yang kurang mampu di desa Paya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *