Kamis , 25 Mei 2017
Home » Berita Foto » Diduga Koperasi Serambi Dana Bohongi Konsumen

Diduga Koperasi Serambi Dana Bohongi Konsumen

salah satu Konsumen/Nasabah Koperasi SERAMBI DANA yang bernama MAMAN yang beralamat di Kp.Cikawung,Rt.002, Rw.004 Desa.Sukatani, Kecamatan.Parakansalak, Kab.Sukabumi-Jawa Barat.
Salah satu Konsumen/Nasabah Koperasi SERAMBI DANA. MAMAN  sedang menunjukkan bukti pembayaran pinjaman yang sudah dilunasi belum pada jatuh tempo.

SUKABUMI,Sidaknews.com – Koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat yang dijalankan berdasarkan asas kekeluargaan, inti koperasi adalah kerjasama supaya terwujudnya kesejahteraan anggota dan masyarakat serta membangun tatanan perekonomian nasional.

Tujuan utama koperasi adalah untuk mewujudkan masyarakat adil, makmur material dan spiritual serta memajukan kesejahteraan masyarakat pada khususnya.

Akan tetapi lain cerita yang dijalankan oleh salah satu anggota Koperasi SERAMBI DANA yang seakan tidak mengindahkan peraturan perundang-undangan dan jauh dari apa yang diharapkan oleh masyarakat.

Menurut salah satu Konsumen/Nasabah Koperasi SERAMBI DANA yang bernama Maman,beralamat di Kp.Cikawung,Rt.002, Rw.004 Desa.Sukatani, Kecamatan.Parakansalak, Kab.Sukabumi-Jawa Barat.

Dalam menjelasannya mengatakan.”Saya merasa kecewa dan merasa dibohongi oleh pihak Koperasi SERAMBI DANA yang mengiming-imingi pinjaman sebesar Rp.17.000.000.00 dengan catatan harus dilunasi tunggakan pinjaman yang saya jalankan.

Akhir cerita saya lunasi tunggakan pinjaman tersebut tetapi pihak koperasi SERAMBI DANA ingkar dari janjinya atau bohong besar alias penipu”. ujar Maman dengan nada kesalnya, kepada media ini pada hari Jum’at (13/02/2015).

“Pada awal mulanya saya pinjam uang kepada koperasi SERAMBI DANA senilai Rp7.000.000.00 mengambil tenor dengan jangka waktu selama 12 bulan, dengan cicilan perbulannya sebesar Rp868.000.00.

Angsuran tersebut mulai dari pertama (1) hingga angsuran ke 6, setelah angsuran ke 6 pihak koperasi SERAMBI DANA yang bernama CECE menawarkan lagi pinjaman senilai Rp17.000.000.00 kepada saya dengan syarat harus dilunasin dulu pinjaman sebelumnya.

Terus saya mengusahakan uang kesana-kemari pinjam kepada para tetangga untuk melunasi utang saya tersebut sampai dengan angsuran ke 12 saya lunasi semuanya dengan uang sejumlah Rp5.933.000.00 lalu saya menyerahkan uang tersebut ke kantor koperasi SERAMBI DANA.

Setelah utang saya lunas pihak koperasi bilang kepada saya bahwa hari esok akan di cairkanya. Terus pada hari esoknya saya datangi lagi ke kantor koperasi SERAMBI DANA untuk menagih janjinya eh ternyata malah banyak ngomong dan berbelit-belit.

Lika liku bermacam alasan hingga saat tidak dicairkan, padahal saya sudah melunasinya beberapa minggu ke belakang”. pungkasnya.

Lalu kami mencoba menghubungi kepada pihak koperasi SERAMBI DANA melalui telepon selulernya untuk konfirmasi permasalahan ini. Setelah 3 kali berturut ditelepon tidak kunjung juga diangkat.

Kami menduga, ada salah satu pihak pegawai dari perusahaan koperasi tersebut yang bermain, kesannya, agar utang kita secepatnya dilunasi, padahal jangka waktunya masih berjalan. Kita harapkan kepada nasabah lain, agar tidak tergiur dengan bujuk rayu seperti ini, kita khwatirkan nanti ada kejadian seperti ini bisa terjadi kepada konsumen/nasabah lainya.Ungkapnya. Hingga berita ini dilansir, media ini belum mendapatkan konfirmasi dari pihak Koperasi Serambi Dana terkait keluhan konsumen. (Djadjang – Arya)

Check Also

Kapolda Sumut Arahkan Kapolres Tingkatkan Kewaspadaan dan Keamanan Kota Medan Pasca Ledakan Bom di Jakarta

Medan, sidaknews.com – Untuk menjaga kondusifitas kota Medan pasca ledakan Bom bunuh diri yang terjadi …

One comment

  1. Awalnya sy mo bantu saudara sepupu. ajukan ke serambi dana Surabaya. pas pencairan itu sy bawa ktp asli dan KSK. Tp pas trima uang pinjamam dipotong angsuran pertama 120.000??? jg admin (its okey ya krn bisa dimengerti) tp uang pinjaman belum dipakai koq suruh angsur dulu di tgl yg sama??? tadinya saya ragu,apalagi ktp dan ksk saya ditahan dlm 1 minggu katanya oleh admin yg di front office. lebih kaget tentunya. Mo gmn lg sy uda janji tlg sepupu,jd sy cm trima 800 rb an. Bayangkan dr harapan dpt pinjaman 1 juta??? hanya trima 800 an?/? di kantor Serambi Dana saya jg ngobrol dgn nasabah yg kecewa dan bingung. Kasihan krn kebutuhan mereka dibohongi dgn cara2 kolonial spt ini. Harusnya label koperasi diganti aja Bank Rentenir,lebih pas. Penahan KTP jg KSK itu kriminal dan berlawanan dgn hukum (APA YG TERJADI DLM SATU MINGGU? PENYALAHGUNAAN? KITA TIDAK TAHU???)
    Zaman maju spt ini ,dmn program dari rakyat untuk rakyat hanya tinggal slogan krn praktek terselubung spt ini benar2 penindasan. Uang rakyat yg notabene dikelolah oleh Bank yg terbungkus atas nama KOPERASI ternyata menyengsarakan rakyat. Kepada siapa rakyat mengeluh?
    Thanks for Reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *