Kamis , 30 Maret 2017
Home » Berita Foto » Dijamin Orangtua, Terdakwa Faly Kartini Dapat Penangguhan Penahanan

Dijamin Orangtua, Terdakwa Faly Kartini Dapat Penangguhan Penahanan

-Sempat Sakit Saat Sidang Berlangsung.

Faly kartini Simanjuntak saat menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor (PN) Tanjungpinang.
Faly kartini Simanjuntak saat menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor (PN) Tanjungpinang.

Tanjungpinang, sidaknews.com – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada PN Tanjungpinang akhirnya sepakat mengabulkan penangguhan penahananan terhadap Faly Kartini Simanjuntak, debitur bank Bank-Riau yang menjadi terdakwa dugaan korupsi di Bank tersebut, Selasa (18/11/2014) lalu.

“Kita kabulkan penangguhan penahanan terdakwa. Akan tetapi dengan sejumlah syarat sebagaimana yang tertuang dalam aturan hukum yang berlaku,” ujar Majelis Hakim yang dipimpin Parulian Lumbantoruan SH MH didampingi R Aji Suryo SH MH serta Fatan Riadi SH.

Pantauan di lapangan, proses persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ini sempat diskors karena kondisi kesehatan terdakwa sempat menurun hingga tidak sanggup mengikuti proses persidangan.

Adapun sejumlah syarat yang diminta majelis hakim dalam penangguhan penahanan ini yakni berupa jaminan, baik dari penasehat hukum maupun pihak keluarga.

Orang tua terdakwa, Fajar Menanti Simanjuntak yang hadir dalam persidangan, kepada hakim ia mengaku siap menjadi penjamin dengan membuat surat pernyataan.

“Salah satu isi surat penyataan tersebut, sebagai penjamin, saudara bisa dibebankan mengganti kerugian negara sekitar Rp487 juta apabila dalam proses hukum nantinya sejumlah menemui kendala.

Buatkan surat pernyataan yang salah satu isinya seperti itu. Setelah itu ajukan kepada kami,” ujar Parulian kepada Fajar yang langsung mengiyakan salah satu syarat tersebut.

Dengan adanya keputusan majelis hakim tersebut, kini Faly tidak lagi dilakukan penahanan di dalam rutan, akan tetapi menjadi tahanan kota, namun tetap harus menjalani proses persidangan.

Penangguhan tersebut juga didasari surat pengajuan penangguhan yang telah beberapa kali disampaikan pada sidang sebelumnya oleh tim kuasa hukum terdakwa.

Hal ini karena kondisi kesehatan terdakwa yang semakin menurun, dimana sebelumnya sempat dipaksa keluar oleh JPU saat pembantaran yang diberikan majelis hakim untuk dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang selama beberapa hari sebelumnya.

Akan tetapi, setelah beberapa hari kembali ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Tanjungpinang, dan mengikuti jalanannya proses persidangan.

Kondisi kesehatan terdakwa yang sebelumnya menderita depresi berat dan penyakit lainnya, terlihat semakin menurun yang dikhawatirkan bisa berakibat fatal terhadap dirinya.

“Hal ini pantas menghargai hormati, termasuk jaksa yang telah mengabulkan penangguhan penahanan pada klien kita,” ujar Egi Sudjana SH yang menjadi tim kuasa hukum terdakwa usai sidang.

Terkabulnya penangguhan penahanan ini, juga disambut baik orang tua terdakwa serta beberapa kerabat dan keluarga lain yang dengan setia menemani Faly selama menjalani proses hukum.

Sekedar diketahui, setelah sempat buron selama dua tahun Faly Kartini akhirnya ditangkap di Jakarta oleh tim Kejati Kepri dan Kejaksaan Agung beberapa hari lalu.

Faly bertindak sebagai penerima kucuran dana (debitur) senilai Rp 1,2 miliar dengan agunan sebuah rumah dan sebidang tanah di Batam yang diperkirakan nilainya hanya Rp 400 juta.

Akan tetapi, oleh mantan Wakil Direktur Bank Riau Kepri Khairuddin Menteng dan Subowo yang telah berstatus terpidana dalam kasus korupsi tersebut meloloskan pinjaman kredit dari Faly.

Kedua mantan pejabat di Bank Riau Kepri tersebut divonis hakim dengan hukuman selama satu tahun dan enam bulan penjara pada tahun 2012 lalu di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang.(Rindu Sianipar)

Check Also

Perseturuan Sengketa Informasi Direktur RSJD Babel Berakhir Mediasi

Pangkalpinang, sidaknews.com -Setelah beberapa kali dalam persidangan ajudikasi sengketa informasi di Komisi Informasi (KI) Bangka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *