Home » Berita Foto » Dinas PPP Usulkan 5000 Ha Jaringan Irigasi Kepada Kementan-RI

Dinas PPP Usulkan 5000 Ha Jaringan Irigasi Kepada Kementan-RI

Muhtar,SP Kasi  PLA Dinas Pertanian ,Perkebunandan Peternakan.
Muhtar,SP Kasi PLA Dinas Pertanian ,Perkebunandan Peternakan.

Malili,Sidaknews.com – Dinas Pertanian Perkebunan Dan Peternakan (PPP) Kabupaten Luwu Timur, mengusulkan seluas 5000 hektare, pengembangan jaringan irigasi ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan-RI), melalui unit kerja Direktorat Jenderal Bidang Sarana dan Prasarana (PSP).

Pengusulan jaringan irigasi itu, dalam rangka percepatan swasembada pangan di Luwu timur. Dinas PPP, melalui  ”Pengusulan yang dilakukan tersebut, berdasarkan target Pemerintah Pusat untuk membenahi capaian produksi pangan di Indonesia.

Sehingga melalui pengalokasian anggaran yang akan diberikan pemerintah melalui program kontingensi tahun anggaran 2014, Dinas PPP Lutim mengusulkan 5000 hektar pengembangan jaringan irigasi.

Sebab di Luwu Raya, rencananya akan mendapatkan alokasi bantuan dana tersebut,” kata Kepala Seksi Pengolahan Lahan dan Air, Dinas PPP Lutim, Muhtar SP kepada sidak news.com Jumat 5 Desember kemarin.

Mucthar mengatakan, pengusulan jaringan irigasi ini ditujukan dalam rangka percepatan swasembada pangan di Bumi Batara Guru. Ini juga untuk menindak lanjuti hasil rapat kerja, dengan kementrian pertanian, tentang percepatan pencapaian swasembada pangan.

Untuk menindaklanjuti hasil tersebut, kata Muthar, Kepala bidang PSP Dinas PPP, Kamarulah, sebagai pelaksana teknis, menghadiri undangan rapat koordiansi di Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulsel Kamis 4 Desember lalu.

Rapat koordinasi itu membahas tentang penjelasan operasionalisasi kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi, tersier, optimasi lahan dan kegiatan pendukung lainnya, yang meliputi bantuan benih, pupuk dan alsintan yang dibiayai dengan anggaran kontingensi TA.2014.

”Dalam rapat koordinasi tersebut, bagian teknis kita memaparkan program untuk capaian swasembada termasuk pengusulan 5000 hektar pengembangan jaringan irigasi di Luwu Timur,” jelas Muhtar.

Langkah tersebut diambil untuk mendapatkan predikat swasembada pangan. Selain itu sejumlah daerah yang belum tersentuh jaringan irigasi di Lutim, diharapkan segera memiliki jaringan irigasi, jika usulan tersebut diterima. ”Kita sudah menginventasirisir masing-masing daerah yang belum tersentuh jaringan irigasi.

Dan ternyata masih banyak Wilayah di Luwu Timur yang memerlukan saluran irigasi yang cukup luas. Sehingga dengan terealisasinya 5000 hektar untuk pengembangan jaringann irigasi tersebut, semuanya dapat teratasi,” tutupnya. (Am)

 

Check Also

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, panelis, kepolisian, serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh melakukan evaluasi debat kandidat terbuka kedua

Dievaluasi, Debat Kandidat Kedua Cagub Aceh

Banda Aceh, sidaknews.com – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, …

2 comments

  1. maria claret nita

    tabe… perluasan untuk 5000 ha….. lokasinya dimana??? bisa minta datanya ngak

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>