Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » Dinas PU Kepri Digugat Rp 12 M Terkait Proyek

Dinas PU Kepri Digugat Rp 12 M Terkait Proyek

-Proyek Pembangunan Masjid Raya dan Islamic Center Kepri

Masjid Raya Kepri. Foto: skyscrapercity.com
Masjid Raya Kepri. Foto: skyscrapercity.com

Tanjungpinang, sidaknews.com – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri digugat (wanprestasi) oleh PT Wakita Karya (persero) senilai Rp 12.534.461.200,55 terkait pembangunan Masjid Raya dan Islamic Centre Kepri di Dompak Kepri.

Gugatan perdata tersebut telah didaftarkan PT Waskita Karya melalui kuasa hukumnya, Nengah Sujana dan rekan ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang sejak 20 Februari 2015 dengan nomor gugatan 07/PDT.G/2015/PN Tanjungpinang.

Dalam isi gugatan yang diperoleh media ini, dijelaskan proyek tahun jamak (multiyears) disepakati harga kontrak awalnya senilai Rp 100.030.100.000, kemudian adendum ketujuh harga kontrak berubah menjadi Rp 104.453.814.000.

Dalam gugatan juga dijelaskan, jika pada proses perjalanan pembangunan telah dilakukan sembilan kali perubahan adendum atau Surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan (SPPP)/kontrak induk antara Dinas PU Kepri dengan kontraktor.

Dimana yang terakhir, ada eskalasi kontrak dengan SPPP bernomor B07/DPU/MY-KEPRI/XI/2007/ Tanggal 15 Desember 2011. Nah, menurut perusahaan sesuai dengan adendum, hingga saat ini ada yang belum dibayarkan pihak PU Kepri kepada pihak kontraktor.

Menurut perusaahan dalam gugatannya, ada sekitar Rp 12 miliar yang belum dibayarkan Dinas PU Kepri yang juga termasuk dana pembayaran pajak (PPN) sesuai dengan nilai adendum eskalasi kontrak. Hal ini juga karena pihak perusahaan mengklaim telah menyelesaikan pekerjaan hingga 100 persen.

Sekedar diketahui, proyek yang sumber dananya ini diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kepri tahun 2007-2010 tersebut mulai dikerjakan sejak akhir tahun 2007 dan selesai pertengahan tahun 2010.

Hal ini berdasarkan perjanjian kontrak pekerjaan, dimana pihak kontraktor diberi tenggang waktu pekerjaan selama 900 hari kalender terhitung mulai diterbitkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) tanggal 15 Desember 2007 sampai tanggal 1 Juni 2010.

Selain menggugat Dinas PU Kepri agar membayar ganti kerugian tersebut (material-red) kepada PT Wakita Karya, instansi ini juga digugat membayar ganti kerugian immaterial senilai Rp 25 miliar.

Persidangan gugatan perdata ini, pertama kali digelar di PN Tanjungpinang, Senin (9/3) yang dipimpin majelis hakim Parulian Lumbantoruan yang didampingi dua hakim anggota ini juga dihadiri kedua belah pihak. Namun, kali ini persidangan ditunda karena akan dilakukan mediasi terlebih dahulu selama beberapa hari.

Kepada wartawan, kedua belah pihak enggan berkomentar terkait gugatan perdata tersebut.”Nantilah, kita ngak mau komentar dulu. Kan gugatannya belum dibacakan tadi,” ujar salah seorang kuasa hukum PT Wakita Karya usai persidangan.(Rindu Sianipar)

Check Also

Makjang…!!!, Gegara Dibakar Api Cemburu, Seorang Perempuan Dianiaya di Dalam Kios

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Seorang Wanita berinisial SB alias I (22) warga Pijorkoling kecamatan psp tenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *