Selasa , 23 Mei 2017
Home » Berita Foto » Dinkes Tanjab Barat Terkesan Tertutup, Terkait Dana Pendamping Untuk Pasien Tidak Mampu

Dinkes Tanjab Barat Terkesan Tertutup, Terkait Dana Pendamping Untuk Pasien Tidak Mampu

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Sidaknews.com – Tanjab Barat – Kesehatan adalah hak dan investasi, dan semua warga negara berhak atas kesehatannya termasuk masyarakat miskin. Diperlukan suatu sistem yang mengatur pelaksanaan bagi upaya pemenuhan hak warga negara untuk tetap hidup sehat, dengan mengutamakan pada pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin.

Seperti Tujuan umum Program Jamkesmasda yaitu meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat miskin dan tidak mampu agar tercapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal secara efektif dan efisien.

Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi Dana pendamping untuk pasien tidak mampu yang dirawat inap terkesan ditutup-tutupi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat, pasalnya banyak pasien yang tidak mampu mengeluh, karena tidak mengetahui jika mereka berobat menggunakan SKTM Dan JAMKESDA bisa mendapatkan keringanan dengan mengurus dana damping pasien yang dirawat inap di rumah sakit melalui bidang Promkes Dinas Kesehatan Kabupaten dengan menyertakan surat keterangan rawat inap dari rumah sakit.

Helmi yang dalam kesehariannya bekerja sebagai tukang bangunan yang beralamat di Jl. Kelapa Gading (26/5), mengatakan bahwa dirinya tidak tahu sama sekali bahwa kalau berobat menggunakan SKTM atau JAMKESDA bisa mendapatkan dana pendamping sebesar Rp.50.000,- /hari.

saya mengetahui mengenai dana damping ini karena saya berteman dengan LSM dan wartawan saja, waktu istri saya sakit parah dan harus menjalani rawat inap, teman saya LSM mengatakan Bahwa dengan menyeretakan surat rawat inap, fotocopy KTP dan copy Kartu Keluarga (KK) kita bisa mengurus dana Pendamping untuk pasien yang tidak mampu, setelah saya lakukan ternyata benar apa kata teman saya ini. Selama tujuh hari istri saya menginap di RSUD. K.H.DAUD ARIF, maka sebanyak 350ribu pulalah saya menerima uang itu dari bapak Gunawan di Bidang Promkes Dinkes Tanjab Barat.

Di tempat terpisah salah seorang warga dari Kec. Tungkal Ulu Kabupaten Tanjab Barat, Simatupang, mengatakan hal yang sama, bahwa dirinya merasa kecewa karena tidak pernah mendengar pengumuman kepada masyarakat luas bahwa dana Pendamping untuk pasien tidak mampu ini ada dan bisa diurus.

Kita berharap seperti Wakil Bupati Tanjab Barat KATAMSO SA,SE,ME menanyakan langsung ke masyarakat terhadap keluhan masyarakat Tanjab Barat khususnya daerah kami Kec. Tungkal Ulu yang tidak semua tahu tentang informasi seperti dana pendamping untuk pasien tidak mampu ini ada.”Ujarnya Selasa(27/5) kepada wartawan sidaknews.com

Sayang sampai berita ini naik cetak Suryadi selaku Kabid Promkes Dinkes Tanjab Barat tidak dapat dikonfirmasi media ini terkait penyebarluasan dana pendamping untuk pasien tidak mampu, karena lagi rapat pembahasan LKPJ di DPRD “Ujar salah satu staf honerer di bidang ini(28/5).(Andi)

Check Also

Jelang Ramadhan, Rumah Makan dan Tempat Hiburan di Bintan Ditertibkan

Bintan, sidaknews.com – Memasuki bulan suci Ramadan pemerintah daerah (Pemkab) Kabupaten Bintan. Satuan Polisi Pamong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *