Home » Berita Foto » Dipersidangan Saksi Mengatakan  Loyal Terhadap Pimpinan

Dipersidangan Saksi Mengatakan  Loyal Terhadap Pimpinan

SIDANG-Faly Kartini, terdakwa kasus dugaan korupsi Bank Riau Kepri bersama kuasa hukumnya, Eggi Sudjana (kanan) saat menjalani persidangan di PN Tanjungpinang, Selasa (2/9)
Terdakwa kasus dugaan korupsi Bank Riau Kepri bersama kuasa hukumnya, Eggi Sudjana (kanan) saat menjalani persidangan di PN Tanjungpinang, Selasa (2/9)

Tanjungpinang,sidaknews.com – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Bank Riau Kepri senilai Rp 1,2 miliar dengan terdakwa Faly Kartini Simanjuntak berjalan cukup alot karena adanya pandangan hukum berbeda antara jaksa dan penasehat hukum, Selasa (2/9) di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang.

Berbagai macam tingkah pola juga ditujukan empat orang saksi yakni Feri Nasution, Anzli Karmi, Safrialis Syahputra dan Basirun. Keempat saksi ini merupakan pegawai Bank Riau Kepri dengan bidang masing-masing.

Salah satu tingkah pola yang membuat hakim dan pengunjung sidang tertawa yakni sebuah pernyataan sikap dan tindakan ceroboh saksi karena beralasan loyal kepada atasan sehingga terpaksa menandatangani berkas yang semestinya bukan kewenangannya dalam proses pengajuan kredit dari Faly Kartini, sebagai debitur.

“Tindakan saya itu memang ceroboh (bubuhkan tanda tangan-red). Itu saya lakukan karena loyal sama atasan,” kata seorang saksi Anzli Karmi, petugas yang mengaku masih magang di Bank tersebut.

Sontak pernyataan saksi membuat Eggi Sudjana, pengacara terdakwa mengajukan protes karena menggangap saksi yang dihadirkan jaksa tersebut bukan saksi yang kredibel. “Saksi ini tidak bisa kami terima, apalagi saksi seringkali berasumsi,” katanya.

Saksi lain yang dihadirkan juga tidak mengetahui adanya Rancangan Kerja dan Anggaran (RKA) dalam berkas yang diajukan terdakwa sebagai salah satu syarat dalam pengajuan pinjaman di Bank pemerintah tersebut.

“Saya tidak melihat adanya RKA yang diajukan Faly Kartini,” kata Feri yang menjabat sebagai Direktur Bidang Perkreditan Bank Riau Kepri.

Feri juga mengatakan, jika Faly memang mengajukan kredit senilai Rp 1,2 miliar. Dan pihak Bank menyetujui Rp 800 juta dengan agunan satu buah rumah di Batam serta slip gaji terdakwa. Pengucuran dana dilakukan secara bertahap oleh bank. Saksi juga menyebut ada kredit macet dalam hal ini.

Usai mendengarkan keterangan saksi, majelis hakim yang dipimpin Parulian Lumbantoruan dan dua hakim anggota ini akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi lainnya.

Sebagaimana diberitakan sebalumnya, dalam dakwaan jaksa, terdakwa dikenakan pasal 2 jo pasal 3 jo pasal 9, jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Korupsi jo pasal 55 KUHP.

Setelah sempat buron selama dua tahun Faly Kartini akhirnya ditangkap di Jakarta oleh tim Kejati Kepri dan Kejaksaan Agung beberapa hari lalu. Faly bertindak sebagai penerima kucuran dana (debitur) senilai Rp 1,2 miliar dengan agunan sebuah rumah dan sebidang tanah di Batam yang diperkirakan nilainya hanya Rp 400 juta.

Akan tetapi, oleh mantan Wakil Direktur Bank Riau Kepri Khairuddin Menteng dan Subowo yang telah berstatus terpidana dalam kasus korupsi tersebut meloloskan pinjaman kredit dari Faly.

Kedua mantan pejabat di Bank Riau Kepri tersebut divonis hakim dengan hukuman selama satu tahun dan enam bulan penjara pada tahun 2012 lalu di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang.(Dk)

 

 

 

 

 

Check Also

Pelabuhan penyengat tampak seperti pelangi, hal ini terlihat di sepanjang Atap Pelabuhan dibentang kain 3 warna yakni, kain warna Merah, Kuning dan Hijau.

Kedatangan Kapolri, Pelabuhan Penyengat Dihiasi Dengan Warna-Warni

Tanjungpinang, sidaknews.com– Dalam rangka penyambutan kedatangan Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian Kepulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>