Home » Kepri » DKP Bersama Masyarakat Anambas Tangkap Kapal Ikan Asing

DKP Bersama Masyarakat Anambas Tangkap Kapal Ikan Asing

– Masyarakat Anambas minta kepada Pemerintah pusat khususnya Menteri Kelautan untuk meninjau ulang terhadap Kapal asing yang selalu beroperasi di perairan laut Anambas.

Pengamanan 14 Orang Tahanan Di Pelabuhan Perikanan Antang warga dari negara Thailand  Daripihak AD Praka Sinaga bersama anggota
14 ABK dan Nakhoda kapal eks Thailand diamankan oleh DKP dengan pengawalan Tentara Angkatan Darat di pelabuhan Antang Tarempa. Tampak Praka Sinaga bersama anggota.

Anambas,Sidaknews.com – Belum lama ini, pihak Patroli Dinas Kelautan dan perikanan Kabupaten Kepulauan Anambas berhasil menangkap kapal ikan Exs Thailand dengan memakai Bendera Indonesia. Penangkapan Kapal asing ini dipergoki oleh DKP di Pulau Akar Kecamatan Siantan Selatan pada Minggu lalu (13/7).

Dalam dukumen kapal yang bermerek “Jakarta” GT 152 nomor kapal 2345/PPm, menggunakan perusahaan PT Graha Mustika Abadi, dengan jumlah Anak Buah KApal (ABK) sebanyak 14 warga asing dengan kewarganegaraan Thailand.

Menurut kepala Seksi pengawasan DKP Alpian mengatakan, disamping kegiatan rutin Patroli DKP untuk melakukan pengawasan, sebelumya terlebih dahulu mendapat laporan dari masyarakat KKA adanya kapal asing yang melakukan penangkapan ikan diperairan KAA.

Begitu kita menerima laporan, kita langsung bergerak untuk mengadakan penyisiran ke daerah yang di curigai, yaitu daerah Kecamatan siantan selatan. Setelah beberapa jam kemudian kita menemukan kapal nelayan berasal negara Thailand yang menggunakan bendera Indonesia. Ungkap Alpian kepada media ini rabu (16/7).

Dari temuan ini setelah kita Introgasi, adanya kejanggalan kita peroleh. Seluruh Kru ABK dan Capten Kapal semua warga negara Asing yaitu Thailand, tidak ada pun satu orang warga negara Indonesia yang bekerja di kapal tersebut. Dan ini sudah melanggar peraturan dan perizinan penangkapan ikan uang mengakibatkan aktivitas nelayan terganggu.

Nakhoda KM.Satya Mustika 03 Mr.Kham Buaoy
Nakhoda KM.Satya Mustika 03 Mr.Kham Buaoy.

Di tempat terpisah, menurut salah satu ormas dari satuan pemuda pancasila (PP) Kabupaten Anambas mengatakan, bahwa wewenang Menteri Kelautan pusat untuk memberikan izin kepada pengusaha kapal ikan dengan memakai pekerja dari negara Asing sudah tidak betul lagi, kita takut ada permainan para petinggi di pusat yang ikut melindungi mereka.

Dan kita kebetulan ikut terlibat dalam penyisiran tersebut, yang jelas Petinggi negara kita terlalu ceroboh memberikan izin kepada pihak PT Graha Mustika Jaya dengan Nomor SIPI/SIKPI 26.14.0001.62.43585.Sementara SIPI tersebut mulai 26 Apri 2014 SD 25 Afrel 2015.Ungkapnya.

Maka dalam hal ini kita harapkan kepada pemerintah pusat harus meninjau ulang kembali tentang perizinan terhadap kapal asing, begitu juga dengan keberadaan para ABK yang memakai warga negara asing apalagi tidak memakai KITAS tentang ketenagakerjaan di Indonesia.

Begitu juga dengan hasil pendapatan dari sektor perikanan, sangat minim sekali, padahal hasil ikan yang dilakukan oleh para Kapal asing hasilnya cukup lumanan, dan perhitungan kami, ribuan ton hasil laut yang dikuras setiap bulannya.

Saat dikomfirmasi Mr.Kham Buaoy Nakhoda Kapal KM.Satya Mustika 03 oleh media ini melalui juru bicaranya mengatakan, mereka mengakuinya ada pelanggaran Zona yang dilanggar tentang penangkapan ikan.

Kham Boaoy juga mengatakan, ketika melintas di Pulau Akar, saya melihat banyak ikan, dan langsung membuang jaring dengan menggunakan jaring pukat harimau.padahal pulau Akar sudah masuk dalam wilayah kabupaten Anambas atau lebih kurang 3 mil. Ungkap juru bicaranya.(Rohadi)

Check Also

Danrem 011/LW Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto, S.H dan yayasan Budha Tzu Chi meresmikan rumah bantuan kepada warga Cet Petisah kec.senuddun dan Cet Kumbang kec. Baktiah, Aceh Utara, Kamis (10/11)sore kemarin.

Danrem 011/LW Resmikan Rumah Bantuan

Aceh utara, sidaknews.com – Danrem 011/LW Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto, S.H dan yayasan Budha …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>