Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Dua Agenda Besar Program Studi Kebidanan Unsika Bulan September Sukses

Dua Agenda Besar Program Studi Kebidanan Unsika Bulan September Sukses

Lulusan, Dosen dan Staf
Lulusan, Dosen dan Staf

KARAWANG,sidaknews.com – Dalam hembusan era globalisasi, gemanya tak hanya menerpa bidang ekonomi dan  informasi/telekomunikasi saja, tetapi menyentuh hampir semua tatanan kehidupan umat manusia. Esensinya adalah bahwa kerjasama internasional antar negara merupakan prasyarat dalam menata kehidupan global yang lebih baik.

Kondisi kemajuan teknologi informasi dan industri yang berlangsung dengan amat cepat dan ketat di era globalisasi menuntut setiap negara untuk berbenah diri dalam menghadapi persaingan tersebut. Bangsa yang mampu membenahi dirinya dengan meningkatkan sumberdaya manusianya, kemungkinan besar akan mampu bersaing dalam kompetisi sehat tersebut.

Begitupun dengan terjadinya perdagangan bebas harus dimanfaatkan oleh semua pihak dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk aspek pendidikan, dimana pendidikan diharuskan mampu menghadapi perubahan yang cepat dan sangat besar dalam tantangan pasar bebas, dengan melahirkan manusia-manusia yang berdaya saing tinggi dan tangguh.

Dan tugas pendidikan, khususnya PerguruanTinggi adalah mempersiapkan sumber daya manusia sebagai subjek perdagangan bebas dengan keunggulan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Di sinilah pendidikan dituntut untuk mampu mendidik dan menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi (qualified) atau justru mandul dalam menghadapi gempuran berbagai kemajuan dinamika globalisasi tersebut.

Demikian diungkapkan Ketua Program Studi D 3 Kebidanan Universitas Singa Perbangsa Karawang (Unsika) Sri Rahayu S.S,T Mars saat berbincang dengan sidaknews.com membahas dua agenda besar Prodi Studi kebidanan di Bulan September yang sudah sukses dilaksanakan. Dua program tersebut yakni Benchmarking Dan Signing MoU University to University . Dimana MoU tersebut dilaksanakan dengan beberapa Universitas di Philipina yaitu Arellano University, Emilio Aguinaldo College dan Philipine Women’s University pada 22-23 September 2014 lalu.

Brancmarking dan Signing MoU ke Pilipina ini sudah direncanakan oleh Kaprodi D3 Kebidanan Unsika Karawang Sri Rahayu S.S,T Mars sejak enam bulan lalu. Namun, karena Kaprodi sedang ada keperluan lain, penandatanganan MoU ke Pilipina ini diwakili oleh Sekretaris Prodi Kebidanan Unsika Astri Nurdiana, S.SiT.

Sri Rahayu menjelaskan, tujuan dari pelaksanaan Bencmarking dan Signing MoU ini adalah untuk menjalin kerja sama dengan Kedutaan Besar RI di Pilipina di bidang pendidikan, selain itu untuk meningkatkan wawasan Pimpinan Universitas/Stikes/Akademi tentang penyelenggaraan sstem pendidikan di beberapa perguruan tinggi di Philippina, juga untuk mewujudkan kerjasama Internasional di bidang pendidikan dengan penandatanganan MoU dengan beberapa Perguruan Tinggi di Pilipina.

“Kerjasama itu juga untuk memperbaiki kualitas pendidikan kebidanan dan sumber daya dosen di Prodi Kebidanan Unsika,” ujar Sri.

Sedangkan implementasi dari hasil MoU tersebut, lanjut Sri, adalah akan mewujudkan berupa mengirimkan dosen dan mahasiswa untuk studi di universitas yang telah bekerjasama. “Penandatanganan Memorandum Of Action akan dilaksanakan Januari di Indonesia dengan mendatangkan perwakilan tiga universitas tersebut,” ujarnya.

Sementara program lain yang sudah sukses dilaksanakan oleh Prodi Kebidanan Unsika adalah proses pelantikan Bidan Lulusan Angkatan VII yang digelar di Hotel Desa Wisata Taman Mini Indonesia Indah pada 24 September 2014 lalu.

Lulusan yang melaksanakan angkat sumpah dan pelantikan pada saat itu adalah lulusan yang telah melaksanakan rangkaian kegiatan Ujian tahap, lulusan yang sudah mengikuti pembelajaran selama 6 semester di Program Studi Diploma III Kebidanan Universitas Singa perbangsa Karawang.

Mahasiswi kebidanan tersebut telah menyelesaikan 113 SKS yang terdiri dari Mata Kuliah Dasar Umum dan Mata Kuliah Dasar Kejuruan. Lulusan Program Studi Kebidanan Unsika tahun 2013/2014 berjumlah 85 lulusan namun ada 3 lulusan yang berhalangan hadir maka yang mengikuti pelantikan saat itu berjumlah 82 lulusan.

“Dan setelah mengikuti ujian tulis maupun praktek lulusan kami mendapatkanhasil dengan IPK terbaik 3,83,” ujar Sri Rahayu.

Acara ini, kata Sri, diselenggarakan dengan tujuan sebagai pengukuhan keikutsertaan dalam dunia profesi sebagai bidan. Khususnya untuk menanamkan kesadaran terhadap tanggung jawab moral dan etika profesi yang harus diembannya. Selain itu juga, untuk memotivasi lulusan agar lebih berdedikasi dan bertanggungjawab terhadap tugasnya sebagai bidan.

Setelah acara angkat sumpah dan pelantikan sebagai bidan, lulusan akan mengaplikasikan ilmu yang didapatkan di bangku pendidikan untuk memberikan pelayanan kesehatan di masyarakat.(ega)

 

 

 

Check Also

Basrah Serahkan Bukti Baru, BPH Penuhi Panggilan Polres Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Polres Kota Padangsidimpuan kembali menerima tambahan bukti-bukti yang menguatkan pemilik Nomor HP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *