Jumat , 24 Maret 2017
Home » Berita Foto » Dua Pelaku Curas Dibekuk Polsek Tanjungpinang Timur

Dua Pelaku Curas Dibekuk Polsek Tanjungpinang Timur

jumpa pers
Kapolsek Tanjungpinang Timur Iptu Widias Purwanto (tengah) saat menggelar jumpa pers terkait kasus curas di Mapolres Tanjungpinang, Kamis (11/12). Foto: Rindu Sianipar 

Tanjungpinang, sidaknews.com – Dua pelaku pencurian disertai kekerasan (curas), Dedi Tarigan (30) dan Riwanto Sinaga (20) berhasil dibekuk jajaran Polsek Tanjungpinang Timur. Kini, kedua tersangka mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggug jawabkan perbuatannya.

Kapolsek Tanjungpinang Timur Iptu Widias Purwanto mengatakan peristiwa curas tersebut terjadi Sabtu sore (6/12) lalu di sekitar ruas jalan RE Martadinata (Kijang Lama) KM 6 Tanjungpinang.

Saat itu, salah satu pelaku, Dedi mencegat kendaraan jenis Honda Beat dengan Nomor Polisi BP 3117 WF yang saat itu dikendarai korban Andri berboncengan dengan temannya Abdul Gafur ketika melintas di ruas jalan tersebut.

Setelah dicegat, Dedi langsung meminta tolong kepada korban agar memberi dirinya uang untuk biaya menambal ban sepeda motornya yang kempes. Namun, kepada pelaku, korban ketika itu tidak memiliki uang.

“Tolong dulu minta uang untuk betulin ban motor saya,” kata Kapolsek menirukan ucapan pelaku ketika itu.

Tanpa tedeng aling, karena permintaannya tidak dipenuhi korban, pelaku marah dan memukul tubuh korban (Abdul) satu kali. Saat cekcok, Andri mencoba melerai.

“Namun, tanpa diduga saat itu pelaku berhasil melarikan sepeda motor korban,” ujar Kapolsek.

Karena merasa jadi korban, selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tanjungpinang Timur. Mandapat laporan, kemudian polisi bergerak dan berhasil membekuk kedua pelaku.

“Pelaku yang diamankan pertama Riwanto ketika sedang santai di sebuah kedai kopi yang berada di sekitar KM 14 Tanjungpinang arah jalan Tanjunguban Bintan. Setelah diselidiki, ternyata pelakunya dua orang,” kata Widias.

Widias mengatakan, atas perbuatanya kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Sementara itu, kedua tersangka asal Sumatera Utara (Sumut) ini mengaku baru pertama kali melakukan aksinya. Mereka mengaku nekat melakukan pencurian karena tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan.

“Baru satu kali bang,” ujar Dedi yang mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap ini.(Rindu Sianipar)

Check Also

Para Pelajar Madina terdiri dari SD, SMP dan SMA terlihat memadati sisi kiri dan sisi kanan jalan untuk menyambut kedatangan Presiden Jokowi, jum'at (24/3).

Ribuan Pelajar di Madina Turun Kejalan Sambut Kedatangan Jokowi

Mandailing Natal, sidaknews.com – Ribuan Pelajar di Kabupaten Mandailing Natal, turun ke jalan sambut kedatangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>