Selasa , 30 Mei 2017
Home » Berita Foto » Dua Pelaku Judi Sie Jie Dituntut 1 Bulan Penjara

Dua Pelaku Judi Sie Jie Dituntut 1 Bulan Penjara

Terdakwa A Lien saat menjalani proses persidangan di PN Tanjungpinang, Rabu (4/3). Foto: Rindu Sianipar
Terdakwa A Lien saat menjalani proses persidangan di PN Tanjungpinang, Rabu (4/3). Foto: Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – A Lien alias Aling (37) dan Rina alias Lina (35), dua terdakwa kasus perjudian jenis sie jie hanya dituntut jaksa masing-masing selama satu bulan penjara.

Tuntutan tersebut dibacakan jaksa Ristianti Andriani dari Kejari Tanjungpinang dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (4/3).

“Atas perbuatannya, kami minta agar majelis hakim menghukum terdakwa selama satu bulan penjara,” ujar Santi panggilan akrab Ristianti Andriani.

Dalam pertimbangan jaksa, adapun hal-hal yang memberatkan salah satunya perbuatan terdakwa dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas segala bentuk perjudian.

“Sedangkan hal-hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, menyesali perbuatannya dan terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa memiliki tanggungan keluarga,” ujar jaksa.

Menurut jaksa, para terdakwa dinilai bersalah telah melanggar ketentuan pasal 303 bis ayat 1 ke-1 KUHP tentang perjudian jo pasal 4 UU Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian.

Terhadap tuntutan tersebut, kedua terdakwa mengatakan mengajukan pembelaan. Keduanya meminta keringan hukuman kepada majelis hakim yang dipimpin Parulian Lumbantoruan ini.

“Anak saya saat ini sedang menjalani operasi di rumah sakit,” ujar A Lien salah satu terdakwa mengemukakan alasannya meminta keringanan hukuman. Usai mendengarkan pembelaan terdakwa, hakim menutup persidangan dan akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda mendengarkan putusan hakim.

Sebagaimana dalam dakwaan jaksa, kasus penjualan judi sie jie ini diungkap polisi Selasa (28/10/2014) lalu. Saat itu, polisi pertama sekali menangkap terdakwa A Lien ketika sedang berada di sekitar jalan Sei Jang Tanjungpinang.

Kemudian polisi melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah A Lien di jalan Plantar IV Tanjungpinang. Di sana, polisi berhasil mengamankan satu set buku rekapan nomor sie jie.

Selain itu, polisi juga menemukan uang Rp 600 ribu yang diduga hasil transaksi judi dan sebuah ponsel yang digunakan untuk pemesanan nomor judi sie jie. Dari pengakuan terdakwa A Lien, di persidangan, ia hanya bertugas merekap saja dengan imbalan 25 persen dari hasil transaksi.

Sementara, hasil transaksi yang dikumpulkan A Lien disetorkannya ke terdakwa Rina. Selanjutnya, Rina menyetorkan uang transaksi tersebut ke Edi (DPO). Rina mengaku hanya memperoleh keuntungan 2 persen saja dari jumlah transaksi.(Rindu Sianipar)

 

 

Check Also

Danrem 011 Buka Latihan Posko Kodim 0104/Atim

Langsa, sidaknews.com – Komandan Korem 011/LW Kolonel Inf Agus Firman Yusmono,S.i.P, M.Si Pimpim Pembukaan Latihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *