Home » Berita Foto » Eksekusi Lahan 350 ha di Karawang Tetap Dilaksanakan

Eksekusi Lahan 350 ha di Karawang Tetap Dilaksanakan

Perjuangan para petani di Desa Wanasari, Maga Mulya, dan Marga Karya Kecamatan Teluk Jambe Barat untuk mengagalkan eksekusi lahan seluas 350 hektare kandas.
Potret Perjuangan para petani di Desa Wanasari, Maga Mulya, dan Marga Karya Kecamatan Teluk Jambe Barat untuk mengagalkan eksekusi lahan seluas 350 hektare kandas.

Karawang,sidaknews.com – Perjuangan para petani di Desa Wanasari, Maga Mulya, dan Marga Karya Kecamatan Teluk Jambe Barat untuk mengagalkan eksekusi lahan seluas 350 hektare kandas.

Meski warga sudah memertahankan lahan tersebut dengan sekuat tenaga, upaya mereka seakan sia-sia. Terlebih, sejak Selasa (24/6/) dini hari ribuan anggota Brimob Mabes Polri, Brimob Polda Jabar, dan anggota Polres Karawang, sudah disiagakan di lokasi guna melakukan pengamanan.

Menjelang siang, kericuhan pecah di lokasi itu. Situasi seperti itu bermula saat aparat terus merangsek ke lokasi eksekusi lahan. Melihat aparat terus bergerak masuk, warga yang menolak eksekusi tak tinggal diam. Mereka pun lalu menghadang petugas supaya lahan tersebut tidak jadi di eksekusi.

Situasi di sekitar lokasi itupun semakin memanas ketika Bupati Karawang Ade Swara yang didampingi Sekda Teddy Rusfendi Sutisna tiba untuk melihat proses eksekusi itu. Sontak saja, kehadiran orang nomor satu di wilayah ini, langsung diserbu massa yang sudah menyemut.

Dalam teriakannya, warga meminta bupati memberikan jaminan kepada mereka supaya eksekusi itu digagalkan. Namun sayang, upaya mereka sia-sia dan eksekusi pun berhasil dilakukan.

Eksekusi lahan2Kondisi ini pun sontak menyulut amarah para warga. Mereka pun terlihat semakin bringas. Melihat suasana yang kian mencekam, aparat kepolisian yang sudah disiagakan itu diinstruksikan untuk mundur.

Upaya itu pun lantas dimanfaatkan massa. Tanpa komando, tiba-tiba massa melempari aparat bersenjata lengkap itu dengan batu dan bambu runcing. Kondisi itu, sontak saja menyulut emosi aparat. Petugas kemudian memberikan perlawanan.

Sekitar pukul 13.00 WIB, polisi terus memukul mundur massa. Bahkan, sesekali air yang ada di kendaraan water canon disemprotkan ke arah kerumunan massa. Beruntung, kericuhan ini tak berlangsung lama.

Saat massa mulai mundur, sejumlah pegawai dari PT Sumber Air Mas Pratama (SAMP) memasang plang nama di lokasi eksekusi. Pemasangan plang besi ini, menandakan perjuangan massa berakhir. Sebab, berdasarkan amar putusan Mahkamah Agung, sengketa lahan di tiga desa tersebut dimenangkan oleh PT SAMP.

Kapolres Karawang AKBP Daddy Hartadi, mengaku, keberadaan aparat kepolisian di lokasi itu hanya menjalankan tugas pengamanan proses eksekusi. Karena, dalam hal ini pihak yang mengeksekusi yakni petugas dari Pengadilan Negeri (PN) Karawang.

“Kita hanya menjalankan pengamanan. Dalam hal ini, anggota kami tak bermaksud melawan warga,” ujar Daddy.

Terkait jumlah anggota yang diturunkan untuk pengamanan eksekusi ini, dia mengaku, mencapai 3.000 orang. Dengan rincian, 2.000 anggota dari Brimob Mabes Polri dan Polda Jabar. Ditambah, 1.000 anggota dari Polres Karawang.

Daddy menjelaskan, banyaknya aparat yang diterjunkan karena aksi massa dinilai sudah ditunggangi pihak lain. Bahkan, sebelum eksekusi berlangsung sempat beredar ancaman yang menyebar di masyarakat. Salah satu ancamannya, Karawang akan dibuat chaos.

Selain itu, sambung dia, dari kabar sesat itupun menyebutkan jika siapapun yang datang ke lokasi sengketa akan dibunuh. Atas dasar itu, jajaranya terus berupaya melakukan negosisasi lebih dari lima kali dengan warga. Namun, tetap saja ada pihak yang tidak terima terjadinya proses eksekusi.(ega)

 

 

 

 

 

 

 

Check Also

Ilustrasi. Foto: Dok

Terbukti Edarkan Narkoba, Herman Dibui Delapan Tahun

Tanjungpinang, sidaknews.com – Terbukti bersalah memiliki dan mengedarkan narkoba, terdakwa Herman alias Babe (56) dihukum …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>