Rabu , 24 Mei 2017
Home » Berita Foto » Elvis Johnny Ditarik ke Kejaksaan Agung

Elvis Johnny Ditarik ke Kejaksaan Agung

kajati-elvis-jhoni-4Kepulauan Riau,sidaknews.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati-Kepri) Elvis Johnny yang masih menjabat saat ini, dalam waktu dekat ditarik ke Kejaksaan Agung mengisi jabatan Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negri.

Membenarkan hal itu kepada SH di Tanjungpinang, Senin (26/8), Elvis Johnny mengatakan serah-terima jabatan akan berlangsung di Kejaksaan Agung dengan para pejabat lainnya, yang dimutasi secara kolektif. Namun jadwal sertijab belum bisa dipastikan, karena SK (Surat Keputusan) pribadinya belum dikeluarkan Jaksa Agung. “Kemungkinan di bulan September depan inilah,” ujarnya kepada SH.

Menanggapi tudingan sinis dalam berita yang dialnsir sebuah media lokal, Elvis Johnny menegaskan mutasi dirinya ke Kejaksaan Agung berlaku secara kolektif dalam kebijakan rutin pimpinan yang harus ditaati, sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada kaitan dengan penanganan kasus atau perkara, tapi hal yang lazim di setiap lembaga maupun institusi pemerintah untuk penyegaran jabatan dan kelangsungan karier. “Sebagai pegawai atau pejabat saya siap ditempatkan kemanapun oleh pimpinan,” kata Elvis Johnny MH.

Berdasarkan data, pemindahan Elvis Johnny sudah pada waktunya dilakukan oleh Kajagung Basrief Arief, untuk kelangsungan kariernya. Sebab lelaki master hukum asal Sumatra Barat itu, sudah hampir dua tahun menjabat Kajati Kepri. Saidul Rasli Nasution pun demikian, kemungkinan juga akan dimutasi karena sudah hampir dua tahun menjabat Kajari Tanjungpinang, untuk penyegaran dan kemajuan kariernya, tambah sumber di Kejaksaan Tinggi Kepri.

Sebelumnya kepada wartawan, Kasubsi penerangan hukum Kejaksaan Tinggi Kepri Jaksa Happy Cristian menyebutkan Kajati Kepri akan segera digantikan oleh Syafwan yang masih menjabat Wakajati Kalimantan Barat. Sebagaimana diberitakan SH, selama Elvis Johnny menjabat Kajati Kepri tentu banyak kasus dan perkara korupsi umumnya yang telah ditangani hingga dilimpahkan ke persidangan.

Saat ini Kejaksaan Tinggi Kepri sedang menyidik kasus dugaan korupsi dana proyek pengadaan lahan pemukiman transmigrasi di Pulau Subi-Kabupaten Natuna, namun empat (4) tersangka belum ditahan. Kemudian kasus dugaan korupsi dana proyek pembangunan terminal bandara Fisabilillah Tanjungpinang, Kepri, tersangka mantan Kabandara PT.Angkasa Pura II dan kontraktor pelaksananya takjuga ditahan.

Kalangan pers memang sempat menyoroti Kejaksaan Tinggi tidak serius mengungkap korupsi di Kepri, terutama setelah menghentikan upaya penyelidikan atas penggunaan belasan milyar APBD Kota Tanjungpinang 2008 sampai 2012, untuk biaya pemeliharaan rumah pribadi Walikota Suryatati dengan rumah dinas Wakilnya Edward Mushalli sebagai rumah jabatan. Alasan Kajati Kepri Elvis Johnny, singkat saja, tim penyelidik tidak menemukan perbuatan pidana berdasarkan keterangan saksi ahli Prof.Dr.Pandastarian dari USU-Medan. Sumber:Sinar Harapan

 

 

 

Check Also

Alamak…!, Menantu dan Mertua Ditangkap, Akibat Ketahuan Mencopet di Pasar Kodok Sidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Akibat terhimpit masalah ekonomi itulah salah satu alasan Landa sari,(48 ), warga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *