Sabtu , 25 Maret 2017
Home » Berita Foto » Empat Kelompok Peduli Pasca Bencana Di Bentuk

Empat Kelompok Peduli Pasca Bencana Di Bentuk

lutim
Wakil Bupati Lutim, HM. Thorig Husler, Mengukuhkan Empat Kelompok Peduli Pasca Bencana (KPPB).

Luwu Timur, Sidaknews.com – Empat Kelompok Peduli Pasca Bencana (KPPB) akhirnya dibentuk. Kelompok KPBB tersebut masing-masing Sampuraga, Kayu Langi, Tanumbu dan Ambawa.

Ke empat kelompok ini dikukuhkan langsung Wakil Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler di Balai Pertemuan Desa Kasintuwu Kecamatan Mangkutana, Sabtu (29/11).

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati, HM Thorig Husler mengajak seluruh KPBB agar bertanggungjawab dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Apalagi, Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu daerah rawan bencana, mulai dari longsor, banjir bandang, dan gempa bumi, maka dari itu dibutuhkan personel yang tergabung dalam BPBD sebagai garda terdepan perpanjangan tangan BPBD dalam menghadapi pasca bencana.

“Intinya, dalam menangani bencana senantiasa mengedepankan koordinasi dan singkronisasi berbagai pihak, apalagi bencana tidak pernah diketahui kapan mulai dan kapan berakhirnya,” tandasnya.

Ditemui dikantornya, Senin (01/12), Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur, Rustam Ishap mengatakan tujuan dibentuknya KPBB ini untuk meningkatkan peran serta dan menumbuhkan kesadaran masyarakat dan dunia usaha yang berada di sekitar lokasi pasca bencana agar terlibat aktif dalam mendukung pemulihan pasca bencana.

Lanjutnya, lokasi desa kastintuwu ditunjuk untuk proses pengukuhan dikarenakan daerah ini kuantitas terjadinya bencana sangat tinggi dibanding daerah lainnya di Luwu Timur. Dan secara bertahap, katanya lagi juga akan dibentuk disetiap kecamatan kelompok-kelompok seperti ini.

Rustam juga mengatakan mereka yang tergabung dalam kelompok ini adalah warga sekitar yang memiliki jiwa sosial, militan, peduli terhadap sesama dan memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi untuk saling membantu meringankan beban orang lain yang tertimpa bencana.

“Tugas utamanya adalah mengumpulkan data dilokasi bencana, memprediksi kerusakan yang ditimbulkan , membuat perkiraan bantuan dan peralatan yang dibutuhkan serta membuat saran, tindakan dan bantuan pertolongan darurat,” kunci Rustam. (hr/hms)

Check Also

Presiden RI Ir Joko Widodo dalam kunjungan kerja di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatra Utara pada tanggal 24-25 Maret 2017.

Ini Menteri Yang Ikut Rombongan Presiden RI Ke Madina

Mandailing Natal, sidaknews.com – Kehadiran Presiden RI Ir Joko Widodo ke Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>