Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » Empat Siswa SMK Di Karawang Ikuti UN Di Lapas

Empat Siswa SMK Di Karawang Ikuti UN Di Lapas

Empat Siswa SMK di Karawang Ikuti UN di Lapas
Empat Siswa SMK UN di Lapas.

Karawang,Sidaknews.com – Empat orang siswa SMK Swasta terpaksa mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Karawang Jawa Barat, Senin (14/4). Ke empat siswa tersebut, yaitu Iqbal Herman Ramadhan, Suryana (Siswa SMK Bina Karya 1), Dwika Ramadhan, Irfan Muhajir (SMK Gunung Jati). Ke empatnya merupakan peserta UN yang terlibat tindak pidana kasus pengeroyokan pada aksi tawuran pelajar di Karawang beberapa waktu silam.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik Lapas Karawang, Heri Kusrita menjelaskan, meskipun saat ini sedang menjalani proses hukum, ke empat siswa tersebut tetap diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikanya, yaitu dengan mengikuti UN tahun ini. Heri menambahkan, pihak sekolah sebelumnya telah melayangkan surat permintaan ijin untuk siswa mereka agar tetap melaksanakan UN di Lapas.

“Kami hanya ingin ikut mensukseskan UN. Kebetulan tahun ini ada siswa bermasalah. Mereka sudah menjadi tanggung jawab kami dan sudah seharusnya mendapatkan kesempatan yang sama seperti siswa lainnya,” jelas Heri kepada sidaknews.com Selasa (15/4) di ruang kerjanya.

Diungkapkan Heri, saat ini keempat siswa tersebut, dua diantaranya belum mendapatkan vonis dan masih menjadi tahanan titipan. Namun dua lainya, sudah dijatuhi vonis selama 4 tahun penjara.

Senada dengan Heri, Ketua Panitia Pelaksana UN SMK Bina Karya, A. Sitanggang mengatakan, kedua siswanya memang sudah terdaftar sebagai peserta UN 2014 dan terpaksa harus mengikuti UN tahun ini di lapas. Menurut dia, pihak sekolah tetap menganggap mereka seperti siswa lainnya meskipun statusnya saat ini menjadi tahanan kasus pidana.

“Kami tetap menggiring mereka sampai mendapatkan hasil akhir di sekolah. Sekalipun mereka adalah terpidana, namun karena segi kemanusiaan, pihak sekolah tidak ada keinginan untuk mengeluarkan,” ungkapnya.

Selama proses UN, lanjut dia, pihak sekolah terus membangun komunikasi dengan pihak keluarga agar terus memperhatikan dan memberikan motivasi belajar kepada siswa bersangkutan.

“Beberapa hari jelang UN. Para orang tua kedua siswa mendatangi kami untuk minta diantarkan ke lapas. Mereka datang dengan membawa sejumlah buku mata pelajaran yang diujikan,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan sidaknews.com, ke empat siswa SMK swasta ini terlihat serius mengerjakan soal-soal ujian meskipun harus dilaksanakan di dalam jeruji besi. (Ega Nugraha)

Check Also

Makjang…!!!, Gegara Dibakar Api Cemburu, Seorang Perempuan Dianiaya di Dalam Kios

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Seorang Wanita berinisial SB alias I (22) warga Pijorkoling kecamatan psp tenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *