Home » Berita Foto » Faly Terdakwa Korupsi Bank Riau Jalani Persidangan 

Faly Terdakwa Korupsi Bank Riau Jalani Persidangan 

Faly Kartini Simanjuntak saat di Persidangan
Faly Kartini Simanjuntak saat di Persidangan di Pengadilan Tipikor (PN) Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

Tanjungpinang, Sidaknews.com – Sidang Faly Kartini Simanjuntak sempat tertunda persidangannya enam kali, faly terdakwa kasus dugaan korupsi di Bank Riau-Kepri senilai Rp 1,2 miliar kembali menjalani persidangan dengan tangan masih terbelit selang infus. Hal ini terlihat dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Selasa (28/10).

Informasi yang dikumpulkan, selang infus tersebut berada di tangan Faly karena dirinya hingga saat ini walau berada di dalam Rutan Tanjungpinang, ia masih menjalani perawatan karena sakit yang dideritanya.

Meski demikian, dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Parulian Lumbantoruan SH MH tersebut, Faly mengatakan kesediaannya untuk menjalani proses persidangan. Hal ini juga berdasarkan keterangan dari dokter yang merawat terdakwa.

Selama proses persidangan berlangsung, dokter maupun perawat terdakwa terlihat siaga di ruang sidang. Selain itu, tampak juga beberapa jaksa dan dua orang Polisi Wanita (Polwan) dari Polres Tanjungpinang yang bertugas mengawal Faly sejak dibawa dari Rutan hingga ke pengadilan.

Sidang kali ini menghadirkan tiga orang saksi dari staf Bank Riau-Kepri salah satunya Feri Nasution yang dalam kasus ini, ia menjabat sebagai kepala seksi (kasi) perkreditan di Bank yang dikelola pemerintah tersebut.

Salah satu kesaksiannya, ia memaparkan proses pengajuan kredit atas nama Faly Kartini ke Bank Riau-Kepri bermasalah karena persyaratan yang diajukan ketika itu tidak lengkap salah satunya karena tidak ada berkas Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Saat proses pengajuan kredit, administrasi tidak lengkap,” ujar Feri.

Meski tidak memenuhi persyaratan, akan tetapi dirinya tidak mengetahui apakah pengajuan kredit tersebut disetujui hingga ada pencairan dana. Ia beralasan jika hal itu menjadi kewenangan pimpinan dalam hal ini pimpinan cabang yang ketika itu dijabat Kharuddin Menteng dan wakilnya Subowo.

“Yang bertanggungjawab itu pimpinan bank,” katanya.

Setelah mendengarkan seluruh keterangan saksi, persidangan kembali ditunda dan akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi lainnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam dakwaan jaksa, terdakwa dikenakan pasal 2 jo pasal 3 jo pasal 9, jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Korupsi jo pasal 55 KUHP.

Setelah sempat buron selama dua tahun Faly Kartini akhirnya ditangkap di Jakarta oleh tim Kejati Kepri dan Kejaksaan Agung beberapa hari lalu. Faly bertindak sebagai penerima kucuran dana (debitur) senilai Rp 1,2 miliar dengan agunan sebuah rumah dan sebidang tanah di Batam yang diperkirakan nilainya hanya Rp 400 juta.

Akan tetapi, oleh mantan Wakil Direktur Bank Riau Kepri Khairuddin Menteng dan Subowo yang telah berstatus terpidana dalam kasus korupsi tersebut meloloskan pinjaman kredit dari Faly.

Kedua mantan pejabat di Bank Riau Kepri tersebut divonis hakim dengan hukuman selama satu tahun dan enam bulan penjara pada tahun 2012 lalu di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang.

(sumber:sidaktoday.com)

Check Also

Sekdakab Sergai Drs. Hadi Winarno,MM tengah menerima hasil penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik dari Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut Abyadi Siregar di aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Selasa (24/1). 

Tingkatkan Pelayanan Publik, Sergai Targetkan Zona Hijau Tahun 2017

Sergai, sidaknews.com – Dewasa ini pelayanan publik menjadi semakin penting karena senantiasa berhubungan dengan masyarakat dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>