Rabu , 28 Juni 2017
Home » Berita Foto » Genjot biofuel, Pertamina sebut negara bisa hemat Rp 30 T

Genjot biofuel, Pertamina sebut negara bisa hemat Rp 30 T

genjot-biofuel-pertamina-sebut-negara-bisa-hemat-rp-30-t2PT Pertamina (Persero) mengaku ingin meniru Brasil yang saat ini sukses mengganti solar menjadi biofuel dari Crude Palm Oil (CPO). Untuk bisa menjalankan langkah serupa di Indonesia, BUMN ini meminta bantuan pemerintah.

Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan pihaknya baru bisa memasukkan 7,5 persen unsur alami dalam produk solar mereka. Sementara, untuk premium, baru 2,5 persen memiliki kandungan ethanol.

“Perlu kebijakan top down, misalnya harus solar dan premium memiliki kandungan bio sampai 20 persen, kami tidak mungkin investasi sendiri,” ujarnya selepas memberi kuliah umum di Auditorium LIPI, Jakarta, Jumat (23/8).

Karen yakin, jika pemerintah memiliki kemauan politik mengubah bahan bakar minyak (BBM) fosil menjadi berbasis bio. Syaratnya, semua perusahaan migas, tak cuma Pertamina, dikenai kewajiban serupa. Termasuk industri hilir, seperti PLN.

“Bisa serentak, kalau pemerintah mau, misalnya harus 10 persen kandungan bio dalam bahan bakar, dan ini tidak hanya untuk kendaraan, bahan bakar PLN juga harus sama, semua pemasok harus diperlakukan sama,” paparnya.

Dari perhitungan Pertamina, seandainya biofuel menggantikan sebagian bahan baku premium dan solar, penghematan yang tercipta cukup besar. “Misalnya bisa efektif meningkatkan kandungan 20 persen untuk biosolar, maka satu tahunnya Pertamina bisa tidak mengimpor 3 juta kiloliter yang senilai USD 2,5 miliar atau Rp 30 triliun. Penghematan ini yang ingin saya kejar,” kata Karen.

Perusahaan energi pelat merah ini mendesak langkah peralihan ke biofuel segera dilakukan. Brasil bisa sukses lantaran menerapkan kebijakan serupa sejak 1971. Dalam jangka pendek, subsidi pada BBM, menurut Karen, bisa dialihkan ke sektor pertanian agar sawit dan sumber energi nabati lainnya berkembang.

“Brasil sejak 1971, meminta kandungan 5 persen biosolar, itu mereka ambil dari CPO. Sekarang malah seluruh solar di mobil Brasil 100 persen bio, memang 30 tahun,” ungkapnya.sumber:Merdeka.com

Check Also

Lebaran Ketiga, Warga Padati Plaza Marelan

Medan, sidaknews.com – Berbagai macam cara warga untuk mengisi waktu libur lebaran Idul Fitri 1438 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *