Senin , 29 Mei 2017
Home » Berita Foto » Ghozali sang perusak surat suara Pileg divonis dengan hukuman percobaan

Ghozali sang perusak surat suara Pileg divonis dengan hukuman percobaan

Gozali dihukum percobaan
Gozali sang Perusak surat suara Pileg divonis dengan hukuman percobaan.

Purwakarta,Sidaknews.com – Kasus perusakan surat suara yang dilakukan oleh Ghozali (57) telah diputuskan Selasa (13/5) dengan putusan hukuman 3 bulan penjara percobaan 6 bulan, serta denda Rp 200 ribu subsider 1 bulan kurungan. Artinya, terdakwa tak harus dipenjara jika dalam waktu enam bulan kedepan yang bersangkutan tidak melakukan tindak pelanggaran hukum. Termasuk membayar denda Rp 200 ribu.

Senang lantaran tak jadi dipenjara, Ghozali (57) terdakwa kasus perusakan surat suara di salah satu TPS di Kecamatan Pasawahan 9 April lalu, merasa senang dan langsung menubruk tubuh salah satu pengawas Pemilu Lapangan (PPL) Desa Sukamaju dengan pelukan Nanan Rihanah dan anggota Panwaslu Kecamatan Pasawahan Evi setelah mendengar putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Purwakarta, Selasa (13/5).

Majelis hakim yang diketuai oleh hakim Indah Wastu Kencana dengan dua anggotanya Bayu Seno dan Marta Napitupulu yang mengagendakan putusan pengadilan mengganjar terdakwa dengan hukuman 3 bulan penjara percobaan 6 bulan, serta denda Rp 200 ribu subsider 1 bulan kurungan.

“Saya terharu sekaligus bahagia mendengar putusan ini, terimakasih saya telah diingatkan, saya telah berbuat khilaf,” ucap Ghozali, sambil memeluk erat dua anggota pengawas pemilu yang turut hadir sepanjang persidangan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sri Muntari yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan 6 bulan penjara dan denda sebesar Rp 1 juta, didasarkan pada Pasal 309 Undang-Undang No 8 Tahun 2012 Tentang Pemilu Legislatif (2014), perbuatan terdakwa telah melakukan perusakan terhadap sejumlah surat suara yang dinilai merupakan kategori kejahatan Pemilu dan diancam hukuman penjara maksimal 4 tahun dan denda maksimal Rp 48 Juta, namun putusan majelis Hakim kali ini jauh lebih ringan dari dakwaan yang disampaikan.(Adi Tarigan)

Check Also

Suasana Ramadhan di Kota Peureulak Spontan Berubah, Pedagang Musiman Penuh Disepanjang Jalan

Aceh Timur, sidaknews.com – Kebiasaannya setiap tahun penjualan jajanan atau bukaan puasa penuh di jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *