Senin , 27 Maret 2017
Home » Berita Foto » GMMP, Pembangunan Bunderan Jalan Sudirman layak dipertanyakan

GMMP, Pembangunan Bunderan Jalan Sudirman layak dipertanyakan

Proyek Bunderan Purwakarta
Pekerjaan Proyek Bunderan Jalan Sudirman Purwakarta dipertanyakan.

Purwakarta,Sidaknews.com – Pembangunan taman bunderan yang berlokasi di Jalan Sudirman Purwakarta yang biasa disebut perapatan BTN, yang sedang berjalan pembangunannya dipertanyakan.

Pasalnya pembangunan taman tersebut dianggap tak jelas dan entah ada di dinas mana anggaran pembangunannya, sedangkan untuk keterangan pembangunan seperti papan keterangan anggaran dan dikerjakan oleh siapa pun tidak ada bahkan Dinas terkait yang biasa mengerjakan pekerjaan pembanguan taman pun tidak mengetahui seperti Dinas DKP dan Dinas Ciptakarya.

“Namun Dinas Cipta Karya ketika ditanyakan mengakui hanya sebatas pembuatan gambar saja dan itupun bukan terkait kedinasan.”

“Benar ada permintaan pembuatan gambar oleh Aming si Pemilik CV yang mengerjakan taman tersebut”ujar salah satu staf Dinas Cipta Karya

Diketahui bahwa proyek tersebut dikerjakan oleh CV Bisnis Mandiri seperti keterangan dari salah satu pekerjanya dan pemiliknya Aming, bahkan seluruh pekerjanya merupakan masyarakat Desa Tajur Sindang dan Aming sebagai Kepala Desanya.

“Semuanya ada 8 pekerja 1 mandor pak, dan CV nya CV Bisnis Mandiri pemiliknya Aming, namun untuk nilainya dan anggarannya dari mana kami tidak tahu”ujar salah satu pekerjanya.

Ketua GMMP (Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta) Hikmat Ibnu Aril mengatakan Semestinya bila ikuti sesuai aturan pada setiap proyek terpasang informasi seperti anggaran, sumber dana, dan leading sector juga papan nama harus dibuatkan, sehingga masyarakat bisa mengetahuinya dari mana sumber Anggarannya.

“Tidak aneh bila berbicara Purwakarta, hampir disetiap proyek tak miliki informasi pembangunan proyek infrastruktur, salah satunya pengerjaan taman BTN yang tidak jelas, apalagi Instansi terkait tak pernah menangani pekerjaan itu, termasuk sumber dananya yang tidak jelas”ujarnya Senin (14/4)
“Jelas Bila CV Bisnis Mandiri yang pemiliknya Aming merupakan salah satu CV yang kami anggap tidak baik, tentu kita masih ingat salah satu Ruang Kelas SMKN 1 Purwakarta yang roboh, itu kan dikerjakan oleh CV Bisnis Mandiri melalui tender, hal lain dugaan penyalahgunaan anggaran bisa saja terjadi, kalau memang jelas sebutkan saja dari mana sumbernya sehingga masyarakat akan tahu pembangunan tersebut”tegasnya

“Kami akan menelusuri lebih jauh hal yang berhubungan dengan proyek tersebut mengingat proyek yang berhubungan dengan aset dan dana pemerintah harus mematuhi berbagai aturan dan tidak bisa sewenang-wenang”pungkasnya

Beberapa proyek yang dilaksanakan CV Bisnis Mandiri dianggap kurang baik, dilihat dari sisi kualitas maupun kejelasan anggaran apakah APBD maupun Hibah.(Adi Tarigan)

 

 

 

 

Check Also

Wabup Sergai Darma Wijaya didampingi Ketua GOPTKI Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, Ka Kwarcab Pramuka Sergai Drs. Jhoni Walker Manik, MM tengah menyematkan tanda peserta pada pembukaan LT III Kwarcab Sergai Tahun 2017 yang berlokasi di Objek Wisata Pantai Cemara Kembar Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan, Sabtu, (25/3).

Pembukaan Lomba Tingkat III Kwarcab Pramuka Sergai Tahun 2017

-Pramuka Harus Miliki Prinsip Dasar Kemampuan dan Kepemimpinan Sergai, sidaknews.com – Wakil Bupati Serdang Bedagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>