Home » Berita Foto » Hakim Tegaskan Independen Sidangkan Kasus Arif Jumana

Hakim Tegaskan Independen Sidangkan Kasus Arif Jumana

arif
Terdakwa Sherliyuni dan Suhartini ketika memberikan keterangan sebagai saksi untuk terdakwa Arif Jumana di PN Tanjungpinang, Rabu (21/1). Foto : Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Majelis hakim mengatakan akan bersikap independen dalam menyidangkan kasus dugaan penyalahggunaan narkoba dengan tiga terdakwa masing-masing Arif Jumana, oknum anggota DPRD Bintan dan Sherliyuni dan Suhartini yang merupakan karyawannya.

Hal ini ditegaskan Parulian Lumbantoruan, salah satu hakim yang menyidangkan kasus Arif Jumana cs.”Kita akan independen,” ujar Parulian Lumbantoruan kepada sejumlah usai persidangan di PN Tanjungpinang, Rabu (21/1).

Selain itu, Parulian menambahkan pihaknya tidak akan terpengaruh dengan intervensi dari pihak manapun, apalagi jika sampai ada pihak yang tidak bertanggung-jawab mencoba melakukan upaya penyuapan dengan tujuan mempengaruhi putusan yang akan diambil nantinya oleh majelis hakim.

“Kalau mau dibayar (sogok-red) saya tidak mau,” tegas Parulian ketika disinggung wartawan terkait isu yang berkembang di masyarakat adanya indikasi sogokan oleh terdakwa kepada oknum penegak hukum selama proses penyelidikan dan penyidikan kasus ini berlangsung.

“Kalau hal (isu terdakwa bagi-bagi uang ke oknum penegak hukum-red) itu saya tidak dengar sama sekali,” kata hakim yang juga Ketua PN Negeri Tanjungpinang ini.

Sementara itu, terkait dengan proses persidangan, Parulian mengutarakan telah sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia membantah jika proses persidangan terkesan kilat karena ada satu saksi lagi dari kepolisian yang belum dimintai keterangan.

“Sudah sesuai aturan. Keterangan dari saksi penangkap saya rasa cukup, sehingga satu saksi penangkap yang belum hadir tidak perlu lagi. Apalagi, keterangannya sama dengan saksi penangkap lainnya sudah memberikan keterangan di persidangan ini,” kata Parulian.

Ditanya terkait apakah petugas yang melakukan penyelidikan assesment terhadap para terdakwa perlu dihadirkan untuk memberikan keterangan di persidangan, Parulian menegaskan jika hal itu akan disesuaikan dengan materi yang dibutuhkan dalam sidang.

“Apa yang diperoleh dalam proses persidangan saya rasa cukup. Terkait keterangan penyelidik assesment nanti kita sesuaikan, apalagi hasil assesmentnya juga sudah kita peroleh,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Arif Jumana, oknum anggota DPRD Bintan yang menjadi terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (21/1).

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan yang dilanjutkan sampai pemeriksaan terdakwa ini dipimpin majelis hakim Parulian Lumbantoruan dan dua hakim anggota Fathul Mujib dan Eryusman.(Rindu Sianipar)

Check Also

Nurdin Basirun Saat Ratas dengan petinggi PT. BRC.

Gubernur: Investasi Untuk Kepentingan Masyarakat Dan Memprioritaskan Tenaga Kerja Lokal Kepri

Tanjungpinang, sidaknews.com – H. Nurdin Basirun, Gubernur Kepri saat melakukan rapat terbatas (ratas) dengan para petinggi PT. Bintan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>