Selasa , 28 Maret 2017
Home » Berita Foto » Hakim Vonis Anas Urbaningrum Delapan Tahun Penjara Serta Ganti kerugian 57 Miliar

Hakim Vonis Anas Urbaningrum Delapan Tahun Penjara Serta Ganti kerugian 57 Miliar

Caption Foto : Anas Urbaningrum (mantan Ketua Umum Demokrat) (Antara Foto)
Caption Foto : Anas Urbaningrum (mantan Ketua Umum Demokrat) (Antara Foto)

Jakarta – Anas Urbaningrum, mantan Ketua Umum Demokrat, divonis delapan tahun penjara dan denda Rp 300 juta, serta mengganti kerugian negara Rp 57 miliar dan US$ 5,2 juta. Vonis lebih ringan dari tuntutan JPU.

Anas dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara berlanjut dan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan secara berulang kali.

“Menjatuhkan pidana delapan tahun dan denda Rp 300 juta dengan ketentuan bila denda tidak dibayar, maka diganti kurungan selama tiga bulan penjara,” ujar Haswandi, Ketua Majelis Hakim, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, pada Rabu (24/9/2014).

Anas menjadi pesakitan di ruang sidang Tipikor sejak 30 Mei 2014. Meski dalam vonis diputuskan hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp 300 juta, namun Majelis hakim Pengadilan Tipikor menolak pencabutan hak politik atas Anas.

Haswandi menjelaskan, sebagai negara demokrasi, jabatan publik dikembalikan kepada masyarakat untuk menilai, apakah seseorang layak atau tidak layak untuk mendapatkan jabatan publik. “Dengan demikian majelis hakim tidak sependapat dengan penuntut umum,” ucap Haswandi.

Usai sidang vonis, Anas tidak terima dengan keputusan tersebut dengan alasan merasa tidak adil dan meminta jaksa penuntut umum dan hakim menggelar sumpah mubahallah atau kutukan.

“Karena ini menyangkut yang saya yakini sebagai terdakwa sebagai keadilan, mohon jika diperkenankan di ujung persidangan yang terhormat, tim jaksa penuntut umum, majelis hakim melakukan mubahallah, sumpah kutukan. Dalam mubahallah ini maka akan berjanji siapa yang bersalah maka bersedia dikutuk oleh Gusti Allah,” ungkapnya.

“Saya akan terus berikhtiar untuk menemukan keadilan. Keadilan pada waktunya akan menang dan ada maknanya nanti akan menang,” ujarnya.

Tak ada tanggapan dari hakim soal permintaan Anas ini. Hakim ketua Haswandi langsung menutup sidang. “Dengan demikian, persidangan saya tutup,” ujar Haswandi. Sementara para pendukung Anas berteriak dari bangku penonton.

Sebelumnya, mantan anggota KPU periode 2001–2005 ini dituntut jaksa dengan hukuman 15 tahun penjara, denda Rp 500 juta, dan membayar uang pengganti sebesar Rp 94 miliar serta US$ 5,2 juta, subsider lima bulan kurungan. Jaksa penuntut umum pun meminta majelis hakim untuk mencabut hak politiknya.

Mantan Ketua PB HMI ini dimejahijaukan terkait kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkiat proyek Hambalang, kasus pencucian uang, dan proyek lainnya. Untuk mengungkap keterlibatannya dalam sejumlah kasus tersebut, jaksa menghadirkan 250 saksi.

Dalam pembelaannya, Anas menegaskan bahwa tuntutan jaksa banyak yang tidak berdasarkan hukum, cenderung berbau politik. “Sungguh tidak rasional, absurd, mengada-ngada dan hanya berdasarkan cerita kosong seorang saksi istimewa M Nazaruddin,” kata Anas saat membacakan pleidoi, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, pada Kamis (18/9/2014).

Atas perbuatannya, Anas didakwa oleh jaksa penuntut umum KPK melanggar Pasal 12 huruf (a) juncto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan, dalam dugaan TPPU, dia didakwa melanggar Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP dan Pasal 3 huruf C Undang-undang Nomor 15 Tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003 tentang pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
(sumber:nefos.com)

Check Also

Ketua Umum FSI Qalbun Salim (kanan) menyerahkan hasil penggalangan dana kepada Ketua FSLDK kepulauan Riau (kiri).

Peduli Somalia, FSI STIE Pembangunan Tanjungpinang Galang Dana

Tanjungpinang, sidaknews.com – Ucapan Terima Kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Dosen, Mahasiswa di STIE Pembangunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>