Minggu , 28 Mei 2017
Home » Daerah » Babel » Hari Jadi Kota Tanjungpandan kini berusia 164 Tahun

Hari Jadi Kota Tanjungpandan kini berusia 164 Tahun

– Sejarah Adanya Kota Tanjung pandan 1 juli 1838 – 1 juli 2014

Bupati Bangka Belitung
Bupati Belitung.H.Sahani Saleh,S.Sos

Tanjungpandan,Sidaknews.com – Kota Tanjungpandan berdasarkan penelitian sejarah Tanjungpandan didirikan oleh seorang Depati Cakraningrat VIII atau bernama KA.Rahad . Semasa hidupnya KA.Rahad adalah orang pertama yang menentang kedatangan Tentara Belanda ke Belitung ini.

Pada Tahun 1830 , Pulau Belitung diserahkan Belanda kepada Syarif Hassan dari Palembang ,tetapi pada waktu Tahun 1835 ia melarikan diri dan mengadukan tentang perlawanan Depati Rahad pada Resident Bangka di Mentok. Atas pengaduan itu Belanda mengirimkan Tim ekpedisi ke Belitung yang dipimpin oleh Kolonel PC Riedel.

Meskipun sikap Kolonel PC Riedel agak lunak dan mau mengajak KA. Rahad berunding tapi KA.Rahad tetap tidak mau bertemu denganya. PC Riedel pun mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak baik dari pihak keluarga raja juga dari rakyat.

Dari berbagai keterangan dan kesimpulanya, rakyat tetap menghendaki KA.Rahad menjadi Depati dan atas dasar itulah Belanda melalui Resident Bangka, De Haasee dan Asisten Resident,bierscehel, kemudian menobatkan dan mengakui KA.Rahad sebagai Depati Cakranngrat ke VIII. Pada 1 juli 1838.

Dengan diangkat dan diakuinya KA.Rahad sebagai Depati maka dimulailah babak baru taktik Belanda untuk mencari dan menambang Timah Di Belitung serta mengamankan seluruh perairan laut Belitung dari ancaman lanun (perompak laut ) dan masa itu juga seluruh pulau pulau sekitar Beliitung dikuasai oleh Depati KA.Rahad.

Patung
Akon Kota Tanjungpandan Tuguh Batu Satam

Tahun itu juga KH.Rahad membagi wilayah Belitung menkjadi enam distrik Tanjungpandan, dipimpin oleh KA.Saleh, sijuk,oleh ngabehi Djinal, Buding oleh ngabehi Awang, Badau oleh ngabehi Rachim,Belantu oleh ngabehi Deraip, Lenggang oleh ngabehi KA.Lusoh. Namun Distrik Lenggang dan Tanjungpandan disatukan karena dipegang oleh turumnan sejati raja . Sebelum KA .Rahad meninggal dunia Tahun 1854 , beliau berpesan untuk dimakamkan di Gunung labu.

Kemudian orang seperti tak mengenal adanya gunung labu.Orang hanya mengenal tempatnya yang namanya air labu. Kini makam KA Rahad,ada di air labu dekat Desa kembiri,kecamatan Belantu (kini namanya kecamatan Membalong )

Dari versi Belanda kampong Tanjungpandan yang dibangun KA .Rahad menjadi kartu As bagi John francis loundon dalam memulai penambangan Timah moderen di pulau Belitung.

Bangka Belitung Patung Batu Hitam(1)Dia dan rekan rekanya menemukan Timah pertama kali di siburik, sebuah sungai belakang kampong Tanjungpandan. Kisah mengenai pertemua Timah tetsebut dicatat oleh Laudon di buku harianya. Buku harian itu kemudian dikemas menjadi sebuah buku dengan judul ” De Eeerste jarender Billiton yang diterbitkan oleh penerbit j.H.De Bussy ,1883 di Amesterdam,Belanda. (Data ini disadur dari arsip perpustakaan Pemda Belitung )

Dengan usianya yang ke 164 Tahun kini Kota Tanjungpandan kian menggeliat dengan Kepempinan Bupatinya H.Sahan,S0S dan Wakil Bupatinya Drs.erwandi A Rani putera Asli Belitong. Tanjungpandan kian menata diri sesuai jatih dirinya sebagai Belitung salah satu Kabupaten yang ada di Propinsi ikepulauan Bangka Beltung (BaBel).

Apalagi kini Gubernur BaBel pun H.Rustam Efendi merupakan Putera Asli Belitung kelahiran Tanjungpandan kian memberikan sprit buat Pemda setempat untuk lebih mempercantik kota Tanjungpandan.(ANS)

 

Check Also

Basrah Serahkan Bukti Baru, BPH Penuhi Panggilan Polres Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Polres Kota Padangsidimpuan kembali menerima tambahan bukti-bukti yang menguatkan pemilik Nomor HP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *