Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » HUT Klenteng Dharma Sasana Senggarang Ke-299

HUT Klenteng Dharma Sasana Senggarang Ke-299

HUT KLENTENG DHARMA SASANA SENGGARANG KE-299
Walikota Tanjungpinang, H. Lias Darmansyah, SH, saat memberikan kata sambutan dalam perayaan HUT Klenteng Dharma Sasana, selasa (1/4) di  Senggarang.

Tanjungpinang,Sidaknews.com –  Usia Kota Tanjungpinang yang sudah memasuki 230 tahun, namun  ternyata masih jauh lebih tua usia Klenteng Dharma Sasana Senggarang yang sudah 299 tahun. Wajar saja bila masyarakat Tiong Hoa di Kota Tanjungpinang sudah sangat membaur dengan masyarakat melayu. Demikian disampaikan Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH saat menghadiri perayaan HUT Klenteng Dharma Sasana, Selasa (1/4) di Senggarang.

Bagaimana tidak, walaupun seluruh yang hadir di perayaan HUT Klenteng tersebut mayoritas adalah warga Tiong Hoa tapi budaya melayu tetap disuguhkan dalam balutan tari persembahan Sekapur Sirih, tarian khas masyarakat Melayu di Kepulauan Riau.

Menariknya, para penarinya juga merupakan siswa Sekolah Minggu di Yayasan Dharma Sasana yang beretnis Tiong Hoa. Wajar saja bila Lis sangat bangga akan masyarakat Tiong Hoa di Kota Tanjungpinang. Vihara Dharma Sasana sendiri merupakan salah satu vihara tertua di Kota Tanjungpinang, bahkan di Kepri.

Berarti, jauh sebelum Kota Tanjungpinang lahir, masyarakat Tiong Hoa Senggarang sudah lebih dulu mendiami bumi melayu ini. Tak heran bila kekompakan warga Tiong Hoa dari dulu hingga sekarang sudah menghasilkan banyak kontribusi bagi pembangunan maupun kemasyarakatan di Kota Tanjungpinang.

Diakui Lis, hampir separuh pembangunan perekonomian di kota Tanjungpinang digerakkan oleh masyarakat Tiong Hoa. Terbukti pada saat libur Imlek misalnya, perekonomian di Kota Tanjungpinang bisa dikatakan vakum karena semua pelaku usaha yang beretnis Tiong Hoa tidak beraktivitas seperti biasanya.

“Itu berarti, peran aktif masyarakat Tiong Hoa di Tanjungpinang sangat mempengaruhi pembangunan kota ini.” Kata Lis.

A Hua selaku Ketua Yayasan Dharma Sasana mengatakan, perayaan HUT Klenteng Dharma Sasana yang juga sembahyang keselamatan warga Senggarang dan sekitarnya ini akan dirayakan selama 3 hari tehitung mulai 1-3 April.

Adapun rangkaian kegiatannya selain pentas hiburan, akan dilakukan bakti sosial dengan membagi-bagikan sembako untuk 700 KK yang ada di Senggarang dan sekitarnya serta memasak 380 kg mie goring untuk disantap bersama. Kedua kegiatan tersebut akan dilakukan keesokan harinya.

Sementara itu, selain bakti sosial akan dilakukan pula pelelangan barang antik yang bernilai seni tinggi. Pelelangan dimaksud untuk mengumpulkan dana demi untuk membangun wilayah klenteng agar lebih rapi dan tertata lagi. Lebih lanjut dikatakan A Hua, hampir seluruh pembangunan fisik di sekitar klenteng dananya berasal dari Yayasan Dharma Sasana.

Namun, atas nama seluruh warga Tiong Hoa di Senggarang dan sekitarnya, A Hua juga menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang karena telah membantu membangun infrastruktur jalan di sekitar klenteng. (Mela/hms)

Check Also

Sakitnya di Penjara Malaysia, Ini Pengakuan Salmiah TKI Asal Sumut

Tanjungpinang, sidaknews.com – Setelah lama mengadu nasib di Negara jiran Malaysia kurang lebih selama 15 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *