Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Ibu Korban Caci Maki Abang Sepupu Terdakwa Usai Sidang

Ibu Korban Caci Maki Abang Sepupu Terdakwa Usai Sidang

Ilustrasi kecelakaan. Foto: net
Ilustrasi kecelakaan. Foto: net

-Sidang Kasus Lakalantas

Tanjungpinang, sidaknews.com – Nyonya Aritonang, seorang perempuan yang merupakan ibu kandung korban kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas), Anggelina Aura Kasih Panjaitan (5) mencaci-maki Supriyanto, kakak sepupu terdakwa usai menjalani persidangan di PN Tanjungpinang, Senin (19/1).

“Kalau kau sempat tolong anak aku waktu itu, aku rasa dia tak akan meninggal. Kau ada di atas lori itu rupanya ketika itu!,” ujar wanita ini berteriak sambil menunjuk ke arah Supriyanto yang berdiri di depan salah satu ruangan sidang.

Supriyanto yang juga menjadi saksi untuk adik sepupunya, terdakwa Daniel Arifin ini hanya terdiam dan tidak bereaksi ketika mendengar umpatan dari sang ibu korban.

Teriakan yang cukup keras dari wanita yang terlihat menangis selama proses persidangan berlangsung ini membuat suasana gedung pengadilan agak sedikit gaduh.

Tampak beberapa pengunjung, jaksa, awak media mendekat ke arah wanita ini, bahkan sejumlah pegawai PN Tanjungpinang terlihat keluar dari ruangannya untuk mengetahui apa gerangan yang terjadi.

“Ada apa ya, kok sampai ada teriak-teriak,” ujar salah seorang pegawai pengadilan.

Suasana kembali tenang, setelah sejumlah kerabat ibu korban ini berusaha menenangkan, sembari membawanya menjauh dari gedung pengadilan.”Tidak ada apa-apa, cuma mungkin karena masih kesal, apalagi anaknya baru saja meninggal karena kecelakaan tersebut,” ujar pengunjung sidang yang enggan namanya disebutkan ini.

Dalam sidang dengan agenda mendengarkan saksi ini terungkap jika peristiwa lakalantas yang merenggut satu nyawa ini terjadi Rabu (22/10/2014) lalu sekitar pukul 07.30 Wib.

Tabrakan maut dan beruntun yang melibatkan empat kendaraan ini terjadi di ruas jalan raya arah Tanjung Uban KM 12 Kota Tanjungpinang. Selain korban meninggal dunia, dalam kecelakaan ini juga mengakibatkan dua korban luka berat dan satu luka ringan.

Keempat kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut yakni mobil lori jenis Toyota Dyna Long dengan nomor polisi BP 9364 TU yang dikendarai terdakwa Daniel Arifin.

Dalam dakwaan jaksa, mobil yang dikendarai terdakwa partama kali menabrak Honda Supra X BP 3345 TF yang dikendarai saksi Kevin Lukas Panjaitan yang berboncengan dengan korban meninggal, Aura.

“Saya waktu itu mau mengantar adik saya ke sekolah. Waktu itu, saya mau berbelok dan telah menghidupkan lampu sen. Tapi, tiba-tiba saya ditabrak lori dari belakang,” ujar Kevin di persidangan.

Usai menabrak sepeda motor, lori tersebut hilang kendali dan menabrak mobil pribadi Nissan Livina BP 1682 QT yang dikendarai saksi korban Meliyati yang datang dari arah berlawanan.

“Lori menabrak kendaraan saya dari arah depan hingga terdorong ke sisi jalan, bahkan sampai membentur pagar rumah warga yang ada di sana. Beruntung saya waktu itu pakai sabuk pengaman,” ujar Meliyati yang mengaku badannya masih sakit usai peristiwa tersebut.

Bukan hanya kendaraan Meliyati dan Kevin, sebuah sepeda motor Honda Vario BP 2154 TP jadi korban, bahkan pengendaranya Yanti mengalami luka berat.

“Kendaraan saya tertabrak mobil Livina. Kaki saya patah karena kecelakaan itu,” ujar Yanti yang terlihat menggunakan alat bantu ketika menjadi saksi di persidangan.

Sementara itu, saksi Supriyanto menjelaskan jika dirinya ketika kecelakaan terjadi berada di atas lori. Saat kecelakaan terjadi, dirinya berusaha menolong salah satu korban yang tidak sadarkan diri yakni Yanti. “Saya waktu itu nolong ibu Yanti,” ujar Supriyanto.

Supriyanto juga mengaku sebagai pemilik lori. Sejumlah saksi korban mengatakan kerabat terdakwa sudah memberikan sejumlah uang untuk biaya perobatan, perbaikan kendaraan korban dengan jumlah bervariasi dan biaya pemakaman pada korban meninggal.Sidang akan dilanjutkan minggu depan.(Rindu Sianipar)

 

Check Also

Basrah Serahkan Bukti Baru, BPH Penuhi Panggilan Polres Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Polres Kota Padangsidimpuan kembali menerima tambahan bukti-bukti yang menguatkan pemilik Nomor HP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *