Kamis , 25 Mei 2017
Home » Berita Foto » Ingin Surat Resmi Berbahasa Sastra, Bupati Dedi Gelar Kontes Bagi Pegawainya

Ingin Surat Resmi Berbahasa Sastra, Bupati Dedi Gelar Kontes Bagi Pegawainya

Godi Suwarna dan seniman puisi dari Bandung. Ingin Surat Resmi Berbahasa Sastra, Bupati Dedi Gelar Kontes Bagi Pegawainya.
Ingin Surat Resmi Berbahasa Sastra, Bupati Dedi Gelar Kontes Bagi Pegawainya.

Purwakarta,sidaknews.com – PNS di purwakarta saat ini tengah berlomba mengikuti “kontes” membuat surat resmi berbahasa sastra yang digelar pemkab setempat. langkah ini diambil, untuk merubah tampilan surat resmi yang biasa menggunakan bahasa formal menjadi bahasa sastra.

Alhasil, PNS yang keluar sebagai pemenang, akan dipindahtugaskan di bagian umum sebagai staf khusus sekretariat bupati untuk mengonsep seluruh surat-surat resmi yang dikeluarkan pemkab purwakarta menggunakan bahasa sastra.

Kepala bagian umum setda purwakarta, Drs. Suhandi ketika dikonfirmasi membenarkan informasi ini. menurut Suhandi, pihaknya diperintah bupati dedi untuk memulai menggunakan bahasa sastra, baik bahasa sunda maupun bahasa indonesia dalam setiap surat resmi yang dikeluarkan pemkab, “tentu tak semua pegawai mahir bersastra.

Ya, bupati menginspirasi kami untuk membuat semacam kontes ini bagi seluruh PNS di purwakarta, agar kita dapatkan PNS yang benar-benar menguasai sastra” bebernya.

Piagam(2)Namun begitu, PNS yang ikut kontes ini tentu mereka yang masih berstatus staf pelaksana dan tidak berlaku bagi yang sudah memiliki jabatan, baik jabatan struktural maupun fungsional. kontes ini juga baru saja dibuka, sejak awal september ini hingga pertengahan bulan, “saya harap seluruh pegawai dapat ikut serta. selain dipindahtugaskan ke setda dan OPD, merekapun (juaranya) akan mendapatkan hadiah uang pembinaan dari pak bupati, segera pada akhir bulan ini” ujarnya.

Total hadiah pemenang sebesar 5 juta rupiah untuk masing-masing kategori bahasa sunda dan bahasa indonesia. juri yang ditunjuk untuk lomba ini langsung ditangani seniman dan budayawan sunda dari Ciamis, Godi Suwarna dan seniman puisi dari Bandung, Iman Soleh.

Ditemui terpisah, bupati purwakarta H. Dedi Mulyadi, SH tetap pada komitmennya untuk memasukan sastra sebagai bagian penting dalam perjalanan birokrasinya di purwakarta. kesan birokrat yang kaku, menurut Dedi sudah harus dipupus dari sekarang, “hanya dengan budaya dan sastra kita mampu merubah image itu” tegas Dedi.

Bisa jadi menurut dedi, kedepan pemkab purwakarta akan tampil beda dari segi surat menyuratnya, baik surat keluar antar instansi, maupun kepada masyarakat sebagai bentuk pendekatan kultural pemerintah dengan masyarakat. ini pula yang menurut dedi bisa memberikan penyadaran kepada pegawainya melalui sastra bahwa tugas dan fungsi sebagai abdi negara adalah sepenuhnya pengabdian kepada rakyat, “sastra itu kan dekat dengan rasa.

Dengan kemampuan diri kita memahami dan menghayati fenomena alam, kondisi sosial masyarakat. sastra bisa menggugah pegawai agar sadar dan peduli pada kondisi itu” tambahnya.

Sebenarnya, ikhtiar bupati Dedi memasukan sastra dan budaya dalam birokrasi bukan hanya kali ini saja. sekedar informasi, pemkab setempat sudah sejak 3 tahun terakhir tak lagi menggelar Apel pegawai dengan kemasan upacara, namun diganti dengan kuliah umum budaya dengan menghadirkan narasumber lokal maupun tingkat nasional. pejabatnya pun, dituntut untuk cakap bersastra melalui karangan puisinya sekaligus membacakannya dalam kuliah budaya tersebut.

Komitmen budaya dengan penuangan surat resmi menggunakan bahasa sastra juga pernah dibuat bupati dedi saat mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat tentang sosialisasi pendidikan gratis 12 tahun bagi seluruh masyarakatnya pada juli lalu. Surat yang dikonsep langsung oleh Dedi ini, yang menginspirasinya untuk merubah surat resmi pemkab dengan bahasa sastra.(ega)

 

Check Also

Pemkab Sergai Survey Harga Sembako di Pasar Tradisional

–Persediaan Sembako Selama Ramadhan di Sergai Aman Sergai, sidaknews.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1438 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *