Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » Istri Jadi Korban Pelecehan Seksual, Suami Tega Terima Uang Damai

Istri Jadi Korban Pelecehan Seksual, Suami Tega Terima Uang Damai

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Paluta-Sidaknews.com – Kasus pelecehan yang menimpa Masnilam Hasibuan SE yang juga anggota KPUD Padang Lawas Utara (Paluta) sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, bahkan kasus pelecahan yang dialami Masnilam Hasibuan SE pun sudah diketahui oleh KPU Sumut dan sudah menjadi konsumsi bagi masyarakat Paluta.

Syahrum (42) suami dari Masnilam Hasibuan SE yang dalam surat yang ia buat sendiri 01 Maret 2014 lalu mengaku sangat keberatan dengan perlakuan yang diterima oleh istrinya yang dilakukan oleh Ketua KPUD Paluta Drs Safri Siregar.

Dirinya menuduh telah melakukan tindakan pelecahan seksual dan rayuan-rayuan yang di lakukan oleh Drs Safri Siregar yang membuat istrinya tidak nyaman bekerja.

Kejadian pelecahan seksual itu bermula dari keakraban antara Masnilam Hasibuan SE selaku anggota KPUD Paluta divisi anggaran dan logistik dengan Ketua KPUD Drs Safri Siregar.

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Menurut cerita, pelecehan pertama terjadi di Kantor KPUD Paluta, Jalan Bangau, Lingkungan IV, Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak tepat berada di ruangan Ketua KPUD, selang beberapa minggu kemudian kejadian serupa kembali terjadi disaat mereka (Safri dan Masnilam) berada di salah satu hotel di Jakarta dalam rangka tugas kantor.

“Merasa sudah sering diperlakukan seperti itu atas saran salah seorang kawan Masnilam Hasibuan SE harus ada bukti agar bisa dilaporkan, saat berada dikantor KPUD Paluta Masnilam Hasibuan SE sudah wanti-wanti untuk mengambil alat bukti dengan cara merekam aksi Safri Siregar disaat hendak kembali merayu dan melakukan pelecehan kepada Masnilam dan sampai sekarang bukti rekamannya masih ada di tangan Syahrum.

Ini adalah salah satu pengakuan dari Syahrum (42) saat dihubungi melalui selulernya, Jumat malam (28/3).”mengaku sudah membuat pengaduan resmi ke KPUD Paluta dan KPU Sumut untuk menuntut perlakukan yang dialami istrinya, tapi belakangan antara kedua belah pihak yaitu dirinya selaku suami dari korban dan Safri Siregar melakukan upaya perdamaian dengan menerima sejumlah uang dengan dalih ganti rugi sehingga kasus pelecahan yang semula bergejolak akhirnya redam dengan sendirinya.

Ilustrasi.
Ilustrasi.

“Iya, kami sudah berdamai dan saya sudah menerima pembayaran ganti rugi, tapi sampai sekarang belum lunas itu,baru 5 % yang dia berikan kata Syahrum membenarkan adanya upaya perdamaian diantara mereka.

Perdamaian yang dilakukan oleh kedua belah pihaknya, ternyata sama sekali tidak diketahui istrinya Masnilam Hasibuan SE selaku korban, sebab dalam pengakuannya proses perdamaian hanya di lakukan oleh antara Syahrum selaku suami dengan Safri Siregar.

Ketika disinggung berapa nilai perdamaian yang mereka lakukan beberapa waktu lalu dengan nada tinggi dirinya menjawab bahwa berapa pun nilai yang saya tawarkan untuk berdamai ke Safri Siregar bukanlah menjadi urusan orang lain, karena sebagai suami tentu dirinya berhak menuntut perlakuan Safri Siregar yang telah melakukan pelecehan seksual terhadap istrinya.

“Saya tidak merasa memeras, Mau 1 miliar pun saya berhak menuntut orang yang telah melecehkan istri saya dan itu tidak perlu diketahui istri saya, ada saatnya itu nanti dikasitau sama istri saya,” ujarnya.

Perlu diketahui, Drs Safri Siregar dan Masnilam Hasibuan SE adalah Komisioner KPUD Paluta terpilih untuk masa priode 2013-2018. Dimana yang menjadi Ketua KPUD Paluta adalah Drs Safri Siregar dan Masnilam Hasibuan SE divisi anggaran dan logistik.(Aman S Harahap).

Check Also

Makjang…!!!, Gegara Dibakar Api Cemburu, Seorang Perempuan Dianiaya di Dalam Kios

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Seorang Wanita berinisial SB alias I (22) warga Pijorkoling kecamatan psp tenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *