Jumat , 24 Maret 2017
Home » Daerah » Aceh » Jadikan Aceh Benteng Terdepan Ketahanan Pangan

Jadikan Aceh Benteng Terdepan Ketahanan Pangan

Ir. Didik Eka Putra di UPTB BDP Sare, Aceh Besar (Foto, TARMIZI A. GANI)
Ir. Didik Eka Putra di UPTB BDP Sare, Aceh Besar (Foto, TARMIZI A. GANI)

SAREE,ACEH BESAR,Sidaknews.com – Bumi Aceh Subur dan cukup menjanjikan di sektor ril pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, hal ini disampaikan oleh Ir. Didik Eka Putra salah seorang pengusaha ternama di bidang petanian dari Bintaro saat di temui penulis di sebuah diklat pertanian di kaki gunung Seulawah, saree Aceh Besar Kamis, 28/11/2014.

Kehadiran Didik di Aceh untuk pertama kalinya atas undangan mengajar ilmu pengetahuan bidang pertanian khusus “Organik”, yang diikuti sejumlah peserta dari 23 kabupaten/kota di seluruh Aceh.

Didik yang sejak 2008 menceburi bidang pertanian organik khususnya pupuk di Jakarta , menyampaikan rasa terharunya bisa bergabung bersama para penyuluh dan petani dari seluruh Aceh, Didik punya pandangan ksusus tentang Aceh, alam Aceh ternyata punya prospek cukup cerah di sektor pertanian dan ini menjanjikan.

Hal ini terungkap dari antusiasnya peserta pelatihan dalam mengikuti seluruh kegiatan tersebut di KampusUPTB Balai Pendidkan dan Pelatihan Pertanian Saree, Aceh Besar yang di gelar dari (28/11 -, 04/12 2014) ungkap Didik saat di temui penulis.

Tren baru masyarakat terkini dalam memilih makanan tidak hanya penting untuk mengenyangkan perut akan tetapi mereka sudah mulai sangat memperhatikan dampak bagi kesehatan, hal ini ikut di pengaruhi oleh tingkat pendidikan dan taraf ekonomi yang semakin membaik, jelas Dididk.

Pangan organik merupakan pilihan untuk memenuhi kebutuhan, selain rasa lebih lezat juga menyehatkan, tetapi ketersediaan produk pangan organik tersebut sangat terbatas di pasaran, hal ini merupakan peluang sangat besar bagi petani terutama di Aceh yang memiliki potensi alam sangat baik untuk petanian di tambah letak yang strategis berdekatan tiga negara tetangga Malaysia, Thailand dan Singapura, Terang Dididik pada penulis media ini.

Hal yang sangat krusial dan penting di sampaikan Dididk adalah perlunya perhatian dari Pemerintah dan semua pihak untuk menjadikan Aceh sebagai benteng terdepan dalam ketahan pangan menghadapi pasar bebas AFTA 2015 yang hanya tinggal menghitung hari, pernyataan Dididk ini sangat berdasar melihat kondisi strategis letak Aceh seperti mana yang telah di ungkapkannya di atas.

Informasi,Ir.Dididk Eka Putra adalah Direktur Fumure Indonesia yang bergerak di bidang pembuatan pupuk organik yang juga pemerhati pertanian organik di Indonesia, Didik sudah berjalan hingga 19 Propinsi dalam kapasitasnya sebagai pemerhati pertanian organik sekaligus menyumbangkan ilmunya dalam bidang organik khusus pupuk, seperti apa yang di lakukan Didik di Aceh hari ini. (Tarmizi A. Gani)

Check Also

Kunjungan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Saut Situmorang ke Kota Tebingtinggi diterima Pj Walikota H Zulkarnain bersama Kapolres Tebingtinggi AKBP Ciceu Cahyati, Kajari Tebingtinggi Fajar Rudi Manurung dan Wakil Ketua DPRD Mhd Hazly Azhari Hasibuan.

Kunjungan KPK RI Saut Situmorang Ke Kota Tebingtinggi

Tebingtinggi, sidaknews.com – Kunjungan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Saut Situmorang ke Kota Tebingtinggi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>