Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Jaksa Marcos Ternyata Kerap Todongkan Senjata Di SPBU

Jaksa Marcos Ternyata Kerap Todongkan Senjata Di SPBU

Ilustrasi foto: theatlantic.com
Ilustrasi foto: theatlantic.com

Jakarta, Sidaknew.com – Kejaksaan Agung secara resmi minta maaf, atas kelakukan jaksa Marcos Panjaitan, yang diduga telah menodongkan ‘senjata api’ di SPBU Pertamina Serpong, Tangerang, Banten.

“Kejaksaan minta maaf atas tindakan yang tidak pantas itu,” kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi di Kejagung, Rabu (4/9). Kejagung akan mengusut perilaku sang jaksa dengan menurunkan Tim Pengawas, guna mengecek perbuatan Marcos. “Bidang Pengawasan Kejagung sedang melakukan pemeriksaan atau klarifikasi terhadap oknum jaksa MP, termasuk pihak terkait yang mengetahui kejadian itu,” ujarnya.

“Namun perlu kami luruskan kejadian dimaksud, berdasarkan laporan yang kami terima dari Kajari Tigaraksa, agar informasi menjadi utuh, lengkap dan berimbang,” ujarnya.

Pertama, diakui oleh Untung, benar telah terjadi keributan antara karyawan SPBU dengan oknum jaksa Marcos Panjaitan. Keributan itu berawal ketika isteri MP bermaksud mengisi bensin, tapi saat masuk SPBU ia masuk dari jalur yang berlawanan.

“Kedua, salah satu karyawan SPBU menegur, hingga terjadi cekcok (adu mulut). Tak lama setelah cekcok itu, jaksa MP ditelepon oleh isterinya,” ungkap Untung. Ketiga, lanjut Untung, oknum jaksa MP langsung mendatangi SPBU untuk mencari karyawan SPBU yang terlibat adu mulut dengan isterinya tadi. Saat itulah MP mengeluarkan pistol mainan/korek api yang diletakkan di atas meja kantor SPBU, bukannya menodongkan.

“Setelah kejadian itu, kedua belah pihak telah saling memaafkan dan berdamai,” pungkas Untung. Kabar yang didapat Sayangi.com, kejadian di SPBU itu menyebabkan seorang pengawas SPBU pingsan. Penelusuran berikutnya bahkan menunjukkan, jaksa Marcos Panjaitan tampaknya memang gemar memamerkan senjata api. Jaksa ini pernah melakukan hal yang sama di tempat yang sama setahun lalu. Pemicunya gara-gara sang istri merasa tidak didahulukan saat mengisi bensin. Kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Serpong.sumber.Sayangi.com

Check Also

Basrah Serahkan Bukti Baru, BPH Penuhi Panggilan Polres Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Polres Kota Padangsidimpuan kembali menerima tambahan bukti-bukti yang menguatkan pemilik Nomor HP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *