Selasa , 30 Mei 2017
Home » Berita Foto » Jaksa Sudah Limpahkan BAP Dedy Chandra Ke Pengadilan

Jaksa Sudah Limpahkan BAP Dedy Chandra Ke Pengadilan

-Terkait Dengan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Lahan USB

 Saat Dedy Chandra, tersangka kasus dugaan korupsi lahan saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kejari Tanjungpinang beberapa waktu lalu
Saat Dedy Chandra, tersangka kasus dugaan korupsi lahan saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kejari Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

Tanjungpinang,sidaknews.com – Tahap Proses penyelidikan kasus pada dugaan korupsi proyek pengadaan lahan Unit Sekolah Baru (USB) di KM 12 Kelurahan Batu Sembilan Tanjungpinang yang melibatkan empat tersangka memasuki babak baru.

Berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) perkara salah satu tersangka, Dedy Chandra dilimpahkan Kejaksaan Negeri Tanjungpinang ke Pengadilan Tipikor Tanjungpinang.

“Sudah kita limpahkan hari ini ke pengadilan untuk disidangkan,” ungkap Maruhum Kasipidsus Kejari Tanjungpinang saat dikomfirmasi media sidaknews.com tadi jam 20.32 Wib malam melalui sambungan telepon, Kamis (21/8).

Maruhum juga mengutarakan jika hari ini juga pihaknya menerima pelimpahan berkas perkara (tahap I) dengan tersangka Gustian Bayu dari Polres Tanjungpinang yang dari awal melakukan penyelidikan kasus tersebut.

“Kita akan melakukan penelaahan terlebih dahulu terhadap berkas tersebut, apakah sudah lengkap (P21) atau akan dikembalikan lagi ke penyidik polisi untuk melengkapinya,” kata Maruhum.

Hingga saat ini, penyidik Polres Tanjungpinang telah menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi senilai Rp 3 miliar dari APBD Pemko Tanjungpinang tahun 2009 ini.

Maruhum Kasipidsus Kejari Tanjungpinang
Maruhum Kasipidsus Kejari Tanjungpinang.

Keempat tersangka yang masuk dalam tim 5 dan tim 9 pembebasan lahan yakni Dedy Chandra, mantan Kabag Tata Pemerintahan (Tapem), Gustian Bayu Kabag Agraria Pemko Tanjungpinang. Yusrizal mantan Kasi HT BPN Tanjungpinang dan mantan Camat Tanjungpinang Timur Syafrizal.

Tiga tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan maraton di Polres Tanjungpinang. Gustian Bayu sudah ditahan, sementara Syafrizal dan Yusrizal belum dilakukan penahanan.

Adapun indikasi adanya korupsi dalam kasus ini dengan modus menaikkan harga pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) lahan hingga terjadinya penggelembungan (mark-up) dana. Sementara, perkiraan kerugian negara yang timbul dalam kasus ini senilai Rp1,8 miliar berdasarkan audit BPKP.

Para tersangka dijerat dengan pasal 2, 3 jo pasal 12, 18 UU nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001, tentang korupsi jo pasal 55 KUHP.

Adapun Tim 9 pembebasan lahan yakni, Wan Samsi selaku Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Tanjungpinang, Surya Dianus sebagai Kepala BPN Tanjungpinang, Tri Agus Kasmanto sebagai Pj. Kakantor Pajak Pratama Tanjungpinang.

Syafrial Evi sebagai Kepala Bappeda dan Penanaman Modal Pemko Tanjungpinang, Dedi Candra sebagai Kabag Administrasi dan Tapem Pemko Tanjungpinang, Syafrizal selaku Camat Tanjungpinang Timur, Yusrizal selaku Kasi HT BPN Tanjungpinang, Gustian Bayu selaku Kasubbag Agraria Pemko Tanjungpinang dan Wan Martalena sebagai Lurah Pinang Kencana. (SN)

Check Also

Danrem 011 Buka Latihan Posko Kodim 0104/Atim

Langsa, sidaknews.com – Komandan Korem 011/LW Kolonel Inf Agus Firman Yusmono,S.i.P, M.Si Pimpim Pembukaan Latihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *