Selasa , 30 Mei 2017
Home » Berita Foto » Jaksa Tahan Firmansyah Mantan Pejabat BPK-FTZ Tanjungpinang

Jaksa Tahan Firmansyah Mantan Pejabat BPK-FTZ Tanjungpinang

Firmasyah tersangka
Firmasyah tersangka kasus korupsi dana Hibah Badan Pengusahaan Kawasan (BPK) Kabupaten Bintan.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang akhirnya menahan Firmansyah tersangka kasus korupsi dana hibah untuk Badan Pengusahaan Kawasan (BPK) Bintan Wilayah Tanjungpinang ke penjara tadi siang, Kamis (12/6/2014).

Sementara mantan Ketua BPK Tanjungpinang, Herman beralasan menghadiri wisuda anaknya di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Jawa Barat.

Tersangka Firmansyah sebelumnya menjalani pemeriksaan selama lima jam di Kejari Tanjungpinang sejak pukul 10.00 WIB.Dan ditahan mulai pukul 14.35 WIB.

Kepala Kejari Tanjungpinang, Saidul Rasli SH, didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus, Maruhum SH, mengatakan, penahanan terhadap tersangka Firmansyah dilakukan setelah terpenuhinya dua bahkan lebih alat bukti.

Sementara mengenai penahanan terhadap Herman, Maruhum menjelaskan, jika yang bersangkutan belum dapat memenuhi panggilan kejaksaan dengan alasan masih menghadiri wisuda anaknya di IPDN.

Maruhum juga menyampaikan, bahwa yang bersangkutan tidak dapat hadir untuk memenuhi panggilan Jaksa, sebab, ada urusan anaknya untuk wisuda, dan suratnya ada kita terima. Ungkap Maruhum.

kedua tersangka korupsi dana hibah APBD Kota Tanjungpinang untuk BPK-FTZ Bintan Wilayah Kota Tanjungpinang ini dijerat dengan Pasal 2 juncto pasal 3 juncto pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 juncto pasal 64 KUHP.

Adapun modus operandi yang dilakukan keduanya adalah dengan menggunakan dana hibah untuk kegiatan fiktif yang seolah-olah dilaksanakan dalam laporan pertangungjawaban. “Hal itu terlihat dari laporan SPj terhadap perjalanan dinas yang SPPD-nya dibuat fiktif oleh Firmansyah sebagai bendahara atas suruhan Herman selaku Kepala BPK-FTZ sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran,dan barang bukti tiket palsu ada sebagai bukti yang kita sita.”ujar Maruhum.

Dari total alokasi dana hibah APBD Kota Tanjungpinang ke BPK-FTZ Wilayah Tanjungpinang 2010 dan 2011 sejumlah Rp900 juta dan Rp400 juta. “Dari total Rp900 juta yang diterima, Rp400 juta terindikasi tidak jelas penggunaanya, dan menjadi kerugian negara,dan pengembalian uang ke Kas Daerah ada dikembalikan sekitar Rp400 juta.Ungkap lagi.

Dalam waktu dekat ini juga, Pihak penyidik akan melaksanan menyelesaikan dakwaan kedua tersangka sehingga dapat segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang.(BT)

Check Also

Danrem 011 Buka Latihan Posko Kodim 0104/Atim

Langsa, sidaknews.com – Komandan Korem 011/LW Kolonel Inf Agus Firman Yusmono,S.i.P, M.Si Pimpim Pembukaan Latihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *