Home » Berita Foto » Jalan Akses Nagori Lokung Meresahkan, Pemkab Simalungun Tutup Mata

Jalan Akses Nagori Lokung Meresahkan, Pemkab Simalungun Tutup Mata

Keterangan Gambar:Warga yang melintas dijalan akses keluar masuk Nagori Lokkung Penuh Lumpur.
Keterangan Gambar:Warga yang melintas dijalan akses keluar masuk Nagori Lokkung Penuh Lumpur.

Simalungun,Sidaknews.com – Kemerdekaan RI yang menginjak 70 tahun hanya bak mimpi buruk bagi masyarakat Nagori Lokkung Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun. Minimnya perhatian pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten yang di pimpin oleh Dr.J.R.Saragih.SH.MM bahkan terkesan mengelantarkan akses jalan penghubung Nagori.

Nagori Lokkung yang baru dua tahun di mekarkan dari kelurahan Dalig Raya ini merupakan desa tertinggal yang penduduknya rata rata hidup dari hasil pertanian. Tidak adanya infrastruktur jalan membuat perekenomoian masayarakat Nagori ini menjadi terhambat dan sulit memasarkan hasil pertanian keluar kota.

Keluhan masyarakat Lokkung ini sudah lama disampaikan kepada Bupati Simalungun agar segera jalan didesa mereka segera diperbaiki.

Salah satu warga yang ditemui didesa nya A Saragih sabtu(10/1) menuturkan kalau sampai saat ini belum ada pembangunan jalan didesa kami.Saya sudah puluhan tahun tinggal didesa ini dan sudah berapa kali pergantian Bupati desa kami tetap begini saja dan belum pernah merasakan adanya pembangunan,khususnya pembangunan jalan.

Padahal warga disini sangat mendambakan agar desa kami dibangun jalan,karena jalan itu sangat penting bagi masyarakat Lokkung untuk mengangkut hasil bumi desa kami kata Saragih.

Saya tidak tahu kenapa Pemerintah Kab Simalungun kurang memperhatikan pembangunan di Nagori (Desa) Lokkung ini,padahal Nagori ini merupakan penghasil Jahe,kopi dan masih banyak lagi hasil pertanian dari desa ini.Selain itu saya mewakili masyarakat Lokkung dengan tegas mengatakan kalau warga yang tinggal disini sangat taat membayar pajak bumi bagi Pemkab Simalungun.

Harapan saya hendaknya Pemkab Simalungun agar turun dan melihat langsung bagaimana keadaan dan kesedihan kami disini,yang sampai saat ini belum merasakan pembangunan di Nagori yang kami cintai ini ujar Saragih bapak tiga anak.

Sementara itu pangulu Nagori Lokkung Sariman Sinabariba mengakui kalau Nagori yang dia pimpin saat ini masih jauh tertinggal dari Nagori yang lain yang ada di kecamatan Raya kab Simalungun.Nagori yang baru dua tahun dimekarkan ini berpenduduk 125 Kepala Keluarga dan rata rata penghasilannya hidup dari hasil pertanian.

Saya yang dipercaya masayarakat menjadi Pangulu (Kepala Desa) disini terus berusaha untuk mengusulkan agar jalan di Nagori kami segera dibangun karena itu sangat dibutuhkan masyarakat yang tinggal disini tegas Sariaman Sinabariba.Sudah banyak masyarakat yang datang kepada saya meminta kepada Bupati Simalungun DR JR Saragih agar segera membangun jalan kedesa kami.

Usulan masyarakat ini sudah saya tampung dan saya sudah minta tanda tangan warga untuk mendukung pengusulan pembangunan di Nagori kami ucap pangulu Lokkung Sariman Sinabariba.

Tanda tangan masyarakat ini akan saya bawa ke kantor Bupati Simalungun berikut poto kondisi jalan di Nagori ini.Saya berharap kiranya usulan kami ini segera ditampung dan mendapat respon dari Bupati Simalungun.

Selain itu Sariaman Sinabariba menambahkan kalau Nagori Lokkung ini merupakan desa yang potensial untuk memberikan retribusi pendapatan daerah kab Simalungun.Saya mengatakan demikian karena Nagori ini sangat subur tanahnya dan banyak hasil bumi yang terkandung didalamnya.

Kesulitan warga disini adalah memasarkan hasil pertaniannya untuk dijual keluar kota,Karena tidak didukungnya infrastruktur jalan.Para investor tidak ada yang mau datang ke Nagori ini karena jalan yang akan dilalui menuju desa sangat rawan kecelakan dan rata rata mobil akan mengalami rusak.

Selain jalan masih tanah dan becek jalannya juga tanjakan yang curam.Tidak sedikit para pengendara sepeda motor maupun mobil yang terperosok bila masuk ke Nagori saya ini jelas Sariaman kepada matahari.

Nagori Lokkung yang jarak tempuhnya dari kantor Bupati Simalungun lebih kurang 10 km.Dan jalan yang terparah itu sepanjang 2 km yang sangat tidak layak untuk dilalui oleh pengendara bermotor ujar Pangulu Lokkung yang mengaku telah puluhan tahun menetap di Nagori ini.dan memiliki istri asli wanita dari Nagori Lokkung.(Hasudungan/SyamP)

Check Also

Pelabuhan penyengat tampak seperti pelangi, hal ini terlihat di sepanjang Atap Pelabuhan dibentang kain 3 warna yakni, kain warna Merah, Kuning dan Hijau.

Kedatangan Kapolri, Pelabuhan Penyengat Dihiasi Dengan Warna-Warni

Tanjungpinang, sidaknews.com– Dalam rangka penyambutan kedatangan Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian Kepulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>