Kamis , 25 Mei 2017
Home » Hukrim » Jamu Ilegal Banyak Beredar di Sumut

Jamu Ilegal Banyak Beredar di Sumut

MEDAN,Sidak News : Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Sumatera Utara mengatakan masyarakat diminta harus hati-hati karena banyak beredar jamu kuat ilegal yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. “Jamu ilegal yang tidak jelas dan tanpa memiliki izin edar dari pemerintah itu, perlu diwaspadai dan jangan sampai dikonsumsi oleh warga,” kata Ketua YLKI Sumut, Abubakar Siddik di Medan.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia disingkat YLKI adalah organisasi non-pemerintah dan nirlaba yang didirikan di Jakarta pada tanggal 11 Mei 1973. Tujuan berdirinya YLKI adalah untuk meningkatkan kesadaran kritis konsumen tentang hak dan tanggung jawabnya sehingga dapat melindungi dirinya sendiri dan lingkungannya.

Pada awalnya, YLKI berdiri karena keprihatinan sekelompok ibu-ibu akan kegemaran konsumen Indonesia pada waktu itu dalam mengonsumsi produk luar negeri. Terdorong oleh keinginan agar produk dalam negeri mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia maka para pendiri YLKI tersebut menyelenggarakan aksi promosi berbagai jenis hasil industri dalam negeri.

Beredarnya jamu ilegal tersebut, menurut dia, bukan hanya merugikan pemerintah, dalam hal ini Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Dinas Kesehatan, tetapi juga warga karena membeli jamu yang tidak terjamin mutunya.

Bahkan, katanya, jamu kuat ilegal yang beredar tersebut tidak diketahui oleh institusi pemerintah atau memiliki register dari dinas kesehatan dan cap dari BPOM. “Jadi, jamu tersebut dilarang untuk diperjualbelikan di masyarakat dan juga melanggar hukum. Dan diminta kepada distributor atau perwakilan yang ada di kabupaten/kota agar menarik dari peredaran dan sebelum petugas BPOM dan Dinas Kesehatan melakukan razia,” kata Abubakar.

Dia mengatakan, bukti masih banyaknya beredar jamu ilegal tersebut, dan belum lama ini, petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan berhasil menyita 197 bal atau 945.600 sachet jamu ilegal dari gudang dan rumah milik seorang bernama Cholidun, di Dusun Gunung Kerang, Desa Tandan Hilir II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Jamu ilegal yang telah diamankan tersebut, tidak memiliki izin edar di Indonesia, jadi keberadaannya juga harus dilarang. Bagi pelaku pengedar barang tersebut juga dapat dikenakan melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 2009 tentang Obat Tanpa Izin Edar.

“Distributor obat jamu ilegal tersebut juga dapat dikenakan ancaman pidana dan membayar denda, karena melanggar UU Nomor 39 Tahun 2009 tentang Obat Tanpa Izin Edar,” ujarnya. Lebih lanjut dia mengatakan, petugas BBPOM Medan bekerja sama dengan aparat kepolisian dapat melakukan razia ke gudang yang diduga menyimpan jamu ilegal. Selain itu, masyarakat diminta agar melaporkan bila mengetahui gudang yang menyimpan atau menyembunyikan jamu ilegal tersebut.

“Pemerintah saat ini, sedang lagi gencarnya menertibkan penjualan jamu kuat ilegal, karena bertentangan dengan Undang-Undang dan juga berbahaya bagi kesehatan manusia karena menggunakan bahan pengawet,” kata Abubakar.(ron)

Check Also

Pelaku Pencabulan ini Menangis Saat Diekspos Polisi

Tanjungpinang, sidaknews.com – Muhammad Saputra (32), tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur menangis saat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *