Senin , 24 Juli 2017
Home » Berita Foto » Janda Tua Tewas Ngapung Di Sungai

Janda Tua Tewas Ngapung Di Sungai

Wanita tua ditemukan tewas-tenggelamMedan,Sidaknews.com – Wanita tua tanpa identitas ditemukan tewas oleh dua pemancing ikan di Sungai Belawan Dusun 3 Lau Gajah Desa Namorih, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang kemarin sore, ternyata warga Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.

Perempuan tua yang ditemukan tanpa busana itu, Ngena Ate br Sembiring Pelawi (76) tinggal di Dusun 4 Namo Bintang Desa Sukarende. Jenazah korban sempat dievakuasi ke ruang jenazah RSUP H Adam Malik Medan. Informasi menyebutkan Ngena Ate tewas akibat mandi disungai sekitar kampungnya tersebut. Diduga pada saat itu korban tengah mandi di sungai.

Tiba-tiba air sungai meluap sehingga korban tidak dapat menyelamatkan diri dan hanyut terbawa arus air. Namun sore menjelang malam, korban ditemukan dalam keadaan sudah tewas dan tersangkut di batu beberapa kilometer dari lokasi tempatnya mandi.

Korban disebut-sebut seorang janda dan hidup sebatang kara. Dia terseret arus lebih kurang 3 kilo meter dari lokasi dirinya mandi.
Salah seorang keluarga korban yang ditemui di Polsek Pancurbatu mengatakan kalau korban merupakan keluarganya dan kematiannya murni akibat musibah air meluap.

Ia pun kemudian membuat surat pernyataan tidak keberatan kepada polisi agar korban tidak diotopsi oleh pihak RS Adam Malik. Korban dinyatakan tidak terlihat mulai hari, Jumat (29/11) pagi lalu.

“Dari hari Jumat kemarin bibi kami ini tidak kelihatan. Kami sempat cari kemana-mana, tapi tidak menemukannya. Setelah kami mendengar kabar kalau korban ditemukan di Sungai Belawan dalam keadaan sudah tewas, kami cek langsung ke RSUP H Adam Malik. Ternyata benar itu keluarga kami,” ujar M Sembiring.

Sembiring menjelaskan, Bibinya itu hidup sebatang kara, setelah ditinggal mati suami dan anak laki-laki satu-satunya, sekitar sepuluh tahun yang lalu. Ngena Ate pun kerap pergi sendirian dengan berjalan kaki, bahkan janda tua ini beberapa hari tidak pulang ke rumahnya.

“Kami juga sering menjemputnya. Seperti kemarin lalu kami dapat kabar dia sudah sampai ke Hamparan Perak. Disana dia disenggol kereta, lalu kami jemput dia. Setiap mendapat undangan dari family, dia tetap datang dan hanya berjalan kaki walau lokasi itu jauh dari tempat tinggalnya. Mungkin dia stress,” ujar Sembiring.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Darwin Sitepu PB SH melalui Kanit Reskrim AKP P Samosir SH ketika dikonfirmasi membenarkan kalau korban sudah diketahui identitasnya. “Keluarganya sudah datang dan meminta agar korban tidak usah divisum, karena mereka yakin korban tewas akibat hanyut,” kata Samosir. (jup/Sn)

Check Also

Hasil TMMD ke-99 Kodim 0113/GL, Akses Jembatan Sudah Bisa Dilalui

Gayo Lues, sidaknews.com – Memasuki hari ke 20, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)  ke-99 tahun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *