Selasa , 30 Mei 2017
Home » Berita Foto » Jembatan Penghubung di Bangkeh Terbengkalai

Jembatan Penghubung di Bangkeh Terbengkalai

Tampak Foto : Jembatan Terbengkalai Di Bangkeh Kecamatan Geumpang.
Tampak Foto : Jembatan Terbengkalai Di Bangkeh Kecamatan Geumpang.

PIDIE, Sidaknews.com – Sebuah jembatan penghubung yang ada di Desa Bangkeh yang ada di kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie terbengkalai.

Pasalnya jembatan sepanjang 45 M tersebut yang pertama kali di bangun pada tahun 1992 dengan lebar 1,2 meter sedangkan pada tahun 2012 jembatan tersebut di renovasi serta pelebaran dengan lebar 2,9 meter serta sudah dapat di lewati oleh kenderaan roda enam0

Sehingga kebutuhan masyarakat di kecamatan Geumpang sudah memadai, adapun jembatan tersebut merupakan jembatan satu-satunya yang di gunakan oleh masyarakat empat Desa.

Namun sangat di sayangkan pada tahun 2013 yang silam jembatan tersebut di bongkar oleh pihak rekanan, karena di bangun jembatan baru.

Namun sampai sekarang yang di bangun hanya abodmen saja, sehingga masyarakat di empat desa tersebut menjadi desa terisolir.

Kalaupun mau menuju pusat kecamatan harus memutar belasan kilo meter, sehingga banyak waktu yang di habiskan di jalan.

Menurut masyarakat setempat, “meudeh dang siap jembatan baro, kupu di bongkar tutu jamen ken sayang that aneuk-anek jak sikula” (seharusnya jembatan tersebut jangan di bongkar dulu sebelum siap jembatan lama sayang anak-anak berangkat sekolah).

Adi salah seorang warga di kecamatan tersebut berharap agar pemerintah Pidie memperhatikan masyarakat geumpang, bukan karena daerah basis kombatan saja melainkan daerah penghasil hasil bumi yang melimpah.

Kepala Dinas BMCK Pidie, Ir.Nazaruddin, dinas belum bisa di konfirmasi oleh media ini. (Hasbi)

Check Also

Berantas Pekat, Polrestabes Medan Musnahkan Ribuan Botol Miras

Medan, sidaknews.com – Dalam memberantas pekat atau penyakit masyarakat pihak kepolisian Polrestabes Medan memusnahkan kurang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *