Home » Berita Foto » Jika Mangkir Lagi Mantan Kepala BPK-FTZ Akan Dipanggil Paksa

Jika Mangkir Lagi Mantan Kepala BPK-FTZ Akan Dipanggil Paksa

Kajari Tanjungpinang
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang.Saidul Rasli SH

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Dalam keterangan Pres di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang tadi sore,kamis (12/6) Kajari Tanjungpinang Saidul Rasli SH, berjanji akan memanggil secara paksa mantan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan (BPK) FTZ Tanjungpinang, Herman, jika tidak mengindahkan panggilan yang kedua kalinya.

Menurut Saidul Rasli SH, memang sudah dua kali kita layangkan surat, Namun surat yang terakhir beliau beralasan ada acara wisuda anaknya di Jatinagor Bandung.Pihak Kejari kembali akan memanggil yang bersangkutan setelah sebelumnya menahan mantan Bendahara BPK-FTZ Tanjungpinang, Firmansyah.

Kasi Pidus Kejari Tanjungpinang, Maruhum SH, mengatakan, bahwa tindak pidana korupsi dan SPPD fiktif BKP-FTZ Bintan Wilayah Tanjungpinang tahun 2010 dan 2011 itu sesuai dengan audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dari Rp900 juta alokasi dana hibah tahun 2010 – 2011, terdapat Rp400 juta lebih nilai kerugian negara, dan kedua tersangka ternyata telah mengembalikan kerugian negara itu sebesar Rp400 juta.

Maruhum juga menyampaikan, bahwa Pengembalian uang tersebut kami ketahui terakhir setelah adanya pemberitahuaan dari Pemko Tanjungpinang. Sehingga, untuk nilai kerugiaan riil, kita menunggu bukti pengembaliaan ke Kas Daerah Kota Tanjungpinang yang nantinya akan dikurangkan pada kerugiaan hasil audit BPKP. “Selain kedua tersangka, Kejari Tanjungpinang juga sudah memeriksa 30 saksi, termasuk Ketua BPK-FTZ Tanjungpinang yang baru, Den Yealta.Maruhun Aspidsus Kajari Tanjungpinang

Penyidik Kejari Tanjungpinang sudah menetapakan Herman dan Firmasyah sebagai tersangka dalam kasus ini.

“Penyelidikan kasus dugaan korupsi ini sendiri dilakukan atas hasil temuan audit Inspektorat Daerah (Irwasda) Kota Tanjungpinang yang menemukan adanya dugaan kerugian negara mencapai Rp900 juta lebih dana SPPD fiktif yang digunakan Kepala dan Bendahara BPK FTZ sejak 2010 – 2013.

Dari besaran alokasi dana operasional BPK-FTZ Bintan Wilayah Tanjungpinang sendiri mencapai Rp4,09 miliar dari APBN, ditambah Rp300-400 juta dana hibah setiap tahunnya dari APBD Kota Tanjungpinang.(BT)

 

 

 

 

 

 

Check Also

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, panelis, kepolisian, serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh melakukan evaluasi debat kandidat terbuka kedua

Dievaluasi, Debat Kandidat Kedua Cagub Aceh

Banda Aceh, sidaknews.com – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>