Home » Berita Foto » Jokowi nyapres, angka golput turun 5 persen lebih

Jokowi nyapres, angka golput turun 5 persen lebih

Jokowi kunjungi Pasar Tanah Abang
Jokowi kunjungi Pasar Tanah Abang

Jakarta, Sidaknews.com – Angka golput dalam pemilihan legislatif 2014 mendatang dapat ditekan jika Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bersedia nyapres dan pencapresan itu diumumkan sebelum pemilu. Sebesar 5,8 persen angka golput akan turun dan dapat ditekan.

“Jika Jokowi dicalonkan dan diumumkan sebagai capres setelah pileg angka golput atau abstain mencapai 25,5 persen. Namun jika Jokowi diumumkan sebelum pileg maka angka golput menjadi 19,7 persen,” ujar Ketua Forum Akademisi Informasi Teknologi (IT) Hotland Sitorus, Jakarta, Selasa (27/8).

Survei dilakukan pada 1-20 Agustus 2013 dan melibatkan 2.000 responden di 34 provinsi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung, penarikan sampel dengan metode stratified random sampling dengan margin error 2,5 persen.

Menurut dia, suara abstain sebesar 25 persen karena rakyat amat jenuh dengan calon-calon presiden dengan muka lama. “Jadi Jokowi ini memberikan effect terhadap suara abstain dalam pemilu dan amat mendukung perolehan PDIP. Partai lain jeblok secara signifikan,” terangnya.

Dalam survei ini, responden terdiri dari 1000 pria dan 1000 perempuan. Latar belakang pendidikan responden terdiri SD 10 persen, SMP 20 persen, SMA 40 persen, dan perguruan tinggi 30 persen. Sedangkan usia responden 17-24 tahun 24,1 persen, 28-38 tahun 34,8 persen, 39-49 tahun 28 persen, di atas 50 tahun 12,9 persen.

Sedangkan latar belakang pekerjaan responden terdiri dari pegawai swasta 21,9 persen, wiraswasta 16,7 persen, ibu rumah tangga 12,7 persen, pelajar atau mahasiswa 11,9 persen, buruh 6,9 persen, petani 6,8 persen, guru atau dosen 6,8 persen, profesional 2,8 persen, pegawai BUMN/BUMD 2,2 persen, sedangkan nelayan 0.5 persen, dan lain-lain 1,6 persen.

“Jika hari ini PDI Perjuangan menetapkan Jokowi Capres 2014, PDIP akan mengenyam madu dengan perolehan suara 34 persen, Golkar 14,1 persen, Gerindra 8,5 persen, Demokrat 5 persen, PAN 1,9 persen, PPP 3,1 persen, Hanura 3,5 persen, PKS 3,9 persen, PKB 3,3 persen, NasDem 2,1 persen, PBB 0,6 persen dan PKPI 0,3 persen,” terang Hotland.

sumber:merdeka.com

Check Also

Drs. H. Dalmasri Syam, MM menyerahkan Dokumen Pelaksana Anggaran ( DPA ) untuk Tahun Anggaran 2017

Wakil Bupati Bintan Serahkan DPA Tahun 2017 ke SKPD

Bintan, sidaknews.com – Wakil Bupati Kabupaten Bintan Drs. H. Dalmasri Syam, MM menyerahkan Dokumen Pelaksana …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>