Home » Berita Foto » Kabupaten Luwu Timur Dapat Suntikan Dana Rp 13 Milyar Untuk Jidis

Kabupaten Luwu Timur Dapat Suntikan Dana Rp 13 Milyar Untuk Jidis

Keterangan Foto: Pencanangan gerakan perbaikan Jides ini dilakukan Wakil Bupati, HM Thorig Husler yang berlangsung di areal persawahan kelompok tani Nadi Sari 2  Desa Margomulyo Kecamatan Tomoni Timur.
Keterangan Foto: Pencanangan gerakan perbaikan Jides ini dilakukan Wakil Bupati, HM Thorig Husler yang berlangsung di areal persawahan kelompok tani Nadi Sari 2 Desa Margomulyo Kecamatan Tomoni Timur.

Luwu Timur,Sidaknews.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tahun ini mendapatkan suntikan dana sebesar Rp. 13 Milyar lebih yang dialokasikan untuk memperbaiki jaringan irigasi desa (Jides).

Pencanangan gerakan perbaikan Jides ini dilakukan Wakil Bupati, HM Thorig Husler yang berlangsung di areal persawahan kelompok tani Nadi Sari 2 Desa Margomulyo Kecamatan Tomoni Timur.

“Tahun ini, alokasi dana untuk kegiatan perbaikan Jides di seluruh wilayah Luwu Timur sebesar Rp 13.200.000.000 seluas 12.000 ha dari kegiatan Dekonsentrasi Satker Dinas TPH Provinsi Sulsel yang dibiayai dana APBN melalui Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian,” kata Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (PPP), Muharif disela-sela peletakan batu perbaikan Jides Selasa (20/01/2015).

Menurut Muharif, program peningkatan produksi pertanian khususnya tanaman pangan terus menjadi prioritas pemerintah diseluruh level. Dimana salah satu kegiatan pokok yang dapat berdampak langsung bagi peningkatan produksi adalah ketersedian pasokan air yang cukup. Dalam hal ini, perbaikan sarana irigasi mulai saluran primer, sekunder sampai tersier.

“Diharapkan melalui program ini indeks pertanaman dapat meningkat menjadi minimal 200 persen pertahun,“ tandasnya.

Sebagai gambaran kata Muharif, peningkatan produksi dari tahun ketahun terus meningkat. Untuk produksi tahun 2012 mencapai 204.670 ton, kemudian tahun 2013 mencapai 263.818 ton atau kenaikan 32,6 persen. “produksi yang dicapai ditahun 2013 menjadi yang tertinggi diseluruh wilayah Sulawesi Selatan” jelasnya.

Selanjutnya, untuk tahun 2014 produksi mencapai 269.842 ton atau terjadi kenaikan 2,43 persen. Dan untuk tahun 2015 ini produksi ditargetkan 296.826,3 ton atau kenaikan mencapai 10 persen.

Muharif optimis target tersebut dapat dicapai, hanya saja masih ada beberapa permasalahan yang harus segera mendapatkan penangananan diantaranya benih yang masih rendah mutunya, kecukupan distribusi pupuk dan ketepatan waktu dan ketaatan petani terhadap hasil tudang sipulung.

Wakil Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler mengatakan program peletakan batu pertama ini serentak diseluruh Indonesia yang dicanangkan bapak Presiden RI, Jokowi di Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat.

“Patut disyukuri kita mendapatkan anggaran yang ckup signifikan bila dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp. 1 Milyar. Saya berharap kelompok tani pelaksana dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik dan tepat sasaran,” tandasnya.

Lanjutnya, sebagai salah satu sektor prioritas, Pemkab Luwu Timur tahun ini mengalokasikan anggaran pada APBD II sebesar Rp. 18.147.023.701.(hr/hms)

Check Also

Nurdin Basirun Saat Ratas dengan petinggi PT. BRC.

Gubernur: Investasi Untuk Kepentingan Masyarakat Dan Memprioritaskan Tenaga Kerja Lokal Kepri

Tanjungpinang, sidaknews.com – H. Nurdin Basirun, Gubernur Kepri saat melakukan rapat terbatas (ratas) dengan para petinggi PT. Bintan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>