Kamis , 25 Mei 2017
Home » Berita Foto » Kader Golkar Purwakarta yang Indisipliner Layak Dipecat

Kader Golkar Purwakarta yang Indisipliner Layak Dipecat

saat kampanye golkar di karawang. (Ft.Istimewa)
kampanye golkar (Ft.Istimewa)

PURWAKARTA,sidaknews.com – Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar (DPD PG) Kabupaten Purwakarta akan menindak tegas semua kader yang melanggar indisipliner sesuai Peraturan Organisasi (PO) Golkar nomor 13 tanpa pandang bulu dengan sanksi pemecatan.

Tindakan tersebut, sebelumnya sudah dilakukan paska Pileg 2014 lalu, partai berlambang Pohon Beringin itu, sedikitnya 50 kader yang duduk dalam pengurusan di DPD dipecat karena melakukan indisipliner dan tidak mematuhi intruksi-intruksi dari partai.

“Dalam penegakan PO 13, kita akan bertindak tanpa pandang bulu, berlaku untuk semua kader, selain kader biasa atau yang sudah jadi dewan, apalagi yang melakukan tindakan amoral,” kata Juru Bicara DPD PG Purwakarta, Munawar Kholil kepada sidaknews.com baru-baru ini.

Kholil katakan berikutnya, “Diinternal kita berupaya untuk berkoordinasi dengan pimpinan lainnya, jika memang terbukti melanggar PO, konsekuensinya pemecatan, sekali lagi ini berlaku untuk semua kader Partai Golkar,” cetusnya.

Kemudian, lanjut Kholil, peraturannya sudah jelas tertuang dalam ; PO -13/DPP/GOLKAR/X/2011 BAB II Tentang Disiplin Organisasi pasal 4 Nomor 3 bagian C (merusak, mencemarkan/merendahkan martabat partai Golkar) dan bagian D (melakukan tindakan yang dapat merugikan partai Golkar, baik secara politis, materiil atau immateril.

“Sementara dalam BAB III terkait sanksi dijelaskan dalam pasal 14 ayat 1 khusus untuk pelanggaran terhadap disiplin organisasi yang akibat perbuatannya bersifat merugikan organisasi secara permanen, dapat dijatuhkan sanksi tanpa mekanisme peringatan,” papar Kholil.

Ditemui terpisah, mantan Anggota DPRD Purwakarta, Awod Abdul gadir menyesalkan adanya dugaan tindakan amoral yang dilakukan oleh oleh oknum anggota dewan yang baru saja terpilih kembali.

“Ini menjadi citra yang negatif secara kelembagaan, terlebih, pandangan masyarakat terhadap kinerja dewan yang tidak maksimal, kini ditambah dengan perilaku oknum wakil rakyat yang ditenggarai bertindak amoral,” ujar Awod.

Menurut Awod, DPRD Purwakarta harus secepatnya menuntaskan penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) termasuk didalamnya Badan Kehormatan (BK) dewan yang tugas utamanya menjalankan kode etik anggota dewan.

“Hal ini menjadi PR buat badan kehormatan dewan kedepan, jika memang nanti terbukti ada oknum yang merusak citra lembaga, BK bisa merekomendasikan pemberian sanksi kepada fraksi terkait,” pungkasnya. (ega)

Check Also

Masih Banyak ASN Belum Mampu Menyusun LAKIP Dengan Baik

Beltim,sidaknews.com – Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI menilai masih banyak kelemahan dan kekurangan aparatur sipil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *