Senin , 29 Mei 2017
Home » Berita Foto » Kadis Bina Marga Aceh Minta Diganti dan Tim TAPA Dirombak

Kadis Bina Marga Aceh Minta Diganti dan Tim TAPA Dirombak

Keterangan Gambar: Tampak Jalan Pulo Ara - Jaba, Kecamatan Peudada, Bireuen di Saat Musim Hujan,  (Foto, Dok, Tarmizi A.Gani)
Keterangan Gambar: Tampak Jalan Pulo Ara – Jaba, Kecamatan Peudada, Bireuen di Saat Musim Hujan, (Foto, Dok, Tarmizi A.Gani)

BIREUEN,Sidaknews.com – Perlakuan dan tindakan semena-mena dalam penyusunan anggaran oleh Bina Marga Aceh serta tindakan amoral yang tidak berakhlak yang dilakukan oleh mereka dan juga Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) telah mengakibat sejumlah pengguna Jalan Pulo Ara – Jaba, Kecamatan Pedada harus meneruskan hidupnya tanpa jalan yang layak, apalagi saat musim hujan turun.

Alasan demi alasan terus di kumandangkan oleh pemerintah Aceh melalui Kadis Bina Marganya, dan Tim TAPA dalam hal ini kepala BAPPEDA Aceh, yang pada dasarnya pembangunan jalan Pulo Ara – Jaba tetap tidak di bangun, entah alergi apa sehingga pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Peudada terus di tinggalkan, yang walhal Peudada adalah Kecamatan tertua di Kabupaten Bireuen, dan kini menjadi Kecamatan tertinggal.

Sebagai salah seorang putra Kampung yang pernah menggunakan jalan tersebut, saya merasa ada unsur kesengajaan yang dilakukan pemerintah Aceh dan mungkin juga pemerintah Kabupaten Bireuen, melalui unsur dinas Bina marga dan Tim TAPPA dalam hal ini BAPPEDA masing-masing, untuk melakukan pembiaran terhadap pembangunan jalan Pulo Ara – Jaba, Kecamatan Peudada.

Salah seorang Kepala desa di sebuah Gampong (desa-red) yang terletak dilaluan jalan Pulo Ara-Jaba mengaku kecewa berat jika jalan tersebut tidak di kerjakan pada tahun 2015 ini.

Namun sebaliknya menurut kepala desa tersebut, ada masyarakat pengguna jalan yang menyampaikan terimakasih kepada pemerintah Aceh dan pemerintah Kabupaten Bireuen, karena jalan tersebut mau di kerjkan pada tahun anggaran 2015 ini, tentu masyarakat ini akan lebih kecewa jika mereka tau nantinya tidak jadi di kerjakan tahun ini, tuturnya.

Atas pertujukan dan sandiwara kelas kakap yang di mainkan Kadis PU Bina Marga Aceh dan TIM TAPA dalam hal ini BAPPEDA Aceh, maka diminta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh untuk menggantikan Kadis PU Bina Marga Aceh dan Merombak TIM TAPA secepatnya.

Sebab kami sudah tak tahan dengan ulah mereka yang tidak peduli dengan kepedihan kami warga pengguna jalan Pulo Ara – Jaba, salah satu jalan utama saat perjuangan Aceh berkecamuk, bahkan di kawasan Jaba juga senjata mantan kombatan GAM di cincang, jadi alasan apa lagi yang harus di berikan warga sehingga jalan Pulo Ara – Jaba di bangun pemerintah.

Terakhir sekali, secara kebetulan hari ini Senin 09 Maret 2015 merupakan hari kun jungan Presiden Indonesia Joko Widodo ke Aceh, kami ingin juga memberitau Jokowi melalui media ini, bahwa Jalan Pulo Ara – Jaba, Kecamatan Peudada, Bireuen, Aceh masih belum merdeka, mohon dukungan Presiden mana tau jalan tersebut bisa terbangun pada 2015 ini.

Kepada anggota DPRA dan DPRK yang sudah duduk di bangku wakil rakyat jangan sampai di kebirikan oleh oleh pihak-pihak yang hanya ingin mengambil keuntungan pribadi semata, tapi lihatlah kebutuhan kami warga pedesaan, perlu profesionalisme nalam penyusunan anggaran dan aspirasi, infrastruktur adalah hal yang lebih penting menurut kami.(Tarmizi A.Gani)

Check Also

Maklumat Kapoldasu Jaga Kamtibmas Selama Ramadan, Petasan Dilarang, Jangan Digunakan, Bisa Dipidana

Sidimpuan, sidaknews.com – Untuk memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif selama bulan Ramadhan 2017 dan idul …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *